Obsesi Liar Kakak Ipar
Dengan gerakan yang teramat lembut namun penuh penekanan, Angkasa mengusap pipi kanan dan kirinya sendiri secara bergantian dengan kasar, hingga kulitnya sedikit memerah.
Bintang tertegun, menatap kebodohan suaminya dengan kening berkerut. "Kamu sedang apa, sih?"
Angkasa melempar tisu itu ke lantai, lalu menangkup wajah Bintang dengan kedua tangannya yang terasa hangat. "Aku sedang menghapus bekas wanita lain yang membuatmu marah. Lihat aku, Bintang. Di sini, di pipi ini, di bibir ini, bahkan di seluruh tubuh dan hatiku, tidak ada jejak siapa pun selain kamu. Elsa itu cuma masa lalu dari dunia kerjaan yang tidak sengaja lewat. Tolong jangan hukum aku dengan tatapan benci itu."
Hot Chapters