Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Werewolf and Psychopath

Werewolf and Psychopath

Ia dapat melihat semua hal yang dilakukan melalui kalung miliknya. Duh, Emak Bapak, nyesel aku ngerestui Gerald Karo adekku. Kangen Indonesia aku Mak, kangen Sego pecel e Mak Siti. Batin Vince menjerit. (Duh Ibu Bapak, aku menyesal telah merestui Gerald dan Adiku, Kangen Indonesia aku Bu, Kangen Nasi pecelnya Bu Siti.) Guntur dan kilat memecah langit, awan hitam yang semula mendominasi terlihat beberapa retakan putih, pertanda jika ada makhluk yang masih hidup berusaha memasuki alam baka.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai bokong semok nungging
Baca
+Pustaka
KEPINCUT CINTA IDOLA

KEPINCUT CINTA IDOLA

BIMA (“Kata Kak Samudra, kita nggak boleh menyisakan makanan. Kak Samudra aja makan sosis sonis, juga diurut kemasannya sampai bagian sosisnya nggak nyisa di kemasannya yang baunya aneh itu.” Fakta konyol macam apa itu? Benar ternyata. Artis juga manusia. Tapi sumpah Samudra memiliki kebiasaan seperti itu? (“HAHAHAHAHA. YA, TUHAN! LUCU BANGET JILATIN PLASTIK. SETUJU! KEMASAN SOSIS MERK ITU EMANG BAUNYA ANEH!”) Nah, kan! Nami akhirnya tanpa sadar menarikan jari-jarinya di keyword ponsel Samudra untuk membalas kekonyolan para member Squirrel Crush lainnya.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai bokong semok nungging
Baca
+Pustaka
Bosku Merenggut Kesucianku

Bosku Merenggut Kesucianku

Ia sengaja memesan makanan dalam jumlah yang banyak. “Aku kan calon istrimu. Bagaimana kita mukbang dan saling jujur satu sama lain. Siapa yang kalah menghabiskan makanan yang ada di piring ini semuanya.” Anggara menelan salivanya ketika melihat sepiring ayam goreng dengan level pedas dan ukuran jumbo. “Aku duluan, ya? Apa pernah kamu tidur dengan wanita lain selama ini? Apa kamu masih perjaka?”
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai bokong semok nungging
Baca
+Pustaka
Aku Nyerah, Mas! Silahkan Ikuti Kemauan Ibumu

Aku Nyerah, Mas! Silahkan Ikuti Kemauan Ibumu

Sedikit-sedikit tertawa memamerkan giginya yang berjajar rapi. "Pa, mampir di pom bensin, ya." Dadaku langsung serr, ketika Mbak Nung pertama kali memanggilku "Pa" Kenapa aku deg-degan seperti ini? Apa aku sedang kasmaran? "Mampir pom bensin, dong," ulangnya dengan manja. "Pulangnya saja, ini masih cukup" jelasku serius. "Bukan itu, Sayangkuh. Mau ganti baju, masak ke pantai pakai baju kantor." Mbak Nungky merajuk.
976.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai bokong semok nungging
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Wijayanti Djatmiko
maaf yq thor..padahal cerita di awalnya cukup menarik....tp kenapa endingnya spt dipaksakan.. maaf . awalnya rumit dan berbelit belit....tp endingnya simpel banget bahkan lakon utamanya tidak diberi kesempatan bahagia dan menemukan cinta yang. lain.... keluarga cemara trutama suaminya dpt azab
Septi Wahyuni
bagus tapi kenapa rasanya sebel dan nyesek aja jadi wanita tetep pasrah gitu mulu... udh di perlakukan nggak adil sama mertua jg suami.. nggak banget buat aq yang jadi wanita... juga yg jadi kakak ipar tega2nya juga jadi musuh dlm selimut... menjijikan...
Baca Semua Ulasan
Gara-gara Selembar 50 Ribu

Gara-gara Selembar 50 Ribu

Bang Oseng terbahak - bahak diikuti yang lain. "Sialan!" sungut Iman. Tapi ia ikut tertawa. "Makasih ya Bos, Bu. Untuk semuanya." Bang Oseng membungkukkan badannya. "Sama - sama, Bang." jawab Nisa. "Emang nggak ada yang ditungguin?" celetuk Iman. "Apaan?" Bang Oseng berhenti melangkah. "Nunggu diusir!" "Sialan!" kali ini Iman yang terbahak - bahak melihat Oseng menggaruk kepalanya sambil mengerucutkan bibirnya.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai bokong semok nungging
Baca
+Pustaka
Si Buta Dari Sungai Ular

Si Buta Dari Sungai Ular

Blaaarrr! Semak belukar di hadapan si nenek di mana tadi dia berdiri pecah dan berpentalan tinggi terhantam sambaran angin tadi. Si nenek berkonde langsung membalikkan tubuh dan mengeluarkan bentakan, "Setan keparat! Mengapa harus membokong segala bila memang mau mencari mampus!”
1053.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai bokong semok nungging
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
INovel terbaru saya PENDEKAR KERA SAKTI Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Baca Semua Ulasan
Kusingkap Topeng Busuk Suamiku

Kusingkap Topeng Busuk Suamiku

tawarku "Aku mau, Ma," sambar Dita cepat, "aku pengen dimasakin tempe kering, sambal panggang, sama cumi-cumi." "Siap, Tuan Putri!" sahutku riang. Kami tertawa bersama sebelum menutup panggilan telpon. Ya Allah, biarkan bahagia ini menetap padaku dan anak-anakku. Semoga, ini adalah awal pelangiku setelah hujan kemarin.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai bokong semok nungging
Baca
+Pustaka
Mantan Mertuaku, Suami Keduaku.

Mantan Mertuaku, Suami Keduaku.

Mbok Nung menumis bawang bombai yang baru saja dicincang halus hingga mengeluarkan aroma harum. Wangi bawang bombai yang ditumis mengundang rasa penasaran Selena. "Mbok lagi numis bawang bombai ya?" Dia lantas beranjak, lalu mendekati Mbok Nung. Menghirup aroma bawang yang menguar di udara. "Baunya enak banget, Mbok." Mbok Nung mengangguk, lalu memasukkan kornet ke pan. "Non Selena udah gak mual-mual?" tanya Mbok Nung, seingatnya Selena sempat mengalami mual-mual.
1039.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai bokong semok nungging
Baca
+Pustaka
SEPERTI MENDUNG

SEPERTI MENDUNG

Dihirup aromanya lalu air itu dimasukkan ke dalam mulut sampai meluncur ke dalam perut melewati pipa tenggorokannya. Ada seekor burung yang hinggap di pohon cengkih. Burung itu bersuara. Kakek Samad mengayunkan kaki mendekati pohon lalu kepalanya menengadah ke atas. Burung itu bisa ngomong juga. "Kopi ... kopi," kata burung itu. Kakek Samad terus memandang burung itu dengan mata telanjang. Dia pun berpikir, sepertinya itu burung beo yang lepas dari pemiliknya.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai bokong semok nungging
Baca
+Pustaka
Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Ketegangan yang tadinya menyelimuti mendadak menguap sesaat karena kekonyolan Bi Surti. Sisil pun ikut tertawa kecil, membuat sepasang semangka miliknya yang membusung di balik balutan blus anggunnya nampak bergetar halus. “Fix sih ini, kita beneran keluarga Srimulat. Mau perang malah bahas telur busuk,” kata Bunga sembari menggelengkan kepala, mencoba menyembunyikan senyumnya yang lemah lembut.
1062.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai bokong semok nungging
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status