Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Greedy

Greedy

"Nggak Rey. Tenang aja, aman." "Huft ... Hahaha biarin aja itu Alex sukelex kena semprot kakakku." Rey merasa sangat puas karena akhirnya ada yang memarahi Alex habis-habisan. Bara dikenal dengan sosok yang sangat tegas dan bersikap sedikit cuek. Parasnya juga terlihat sangar. Karyawan yang bekerja di kantornya pun semuanya sangat disiplin dan tidak berani melanggar peraturan di sana karena ketegasan Bara. ***
105.4K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as boldness
Read
+Library
Contradiction

Contradiction

Lagi-lagi perkataan terkesan membuat luka, selalu lancar terlontar. Arsen kesulitan berkata jujur, efek permasalahan pribadi entah aap itu dan memicu Arsen kacau dan sulit mengontrol diri sendiri. Berakhir, suka bertingkah kasar pada perempuan—terutama Aruna. Seakan, itu cara Arsen mengekspresikan diri. Ya, itu yang Aruna pahami. Pasalnya, setelah kasar dan emosi, Arsen baru akan tenang.
106.1K viewsOn holdAdded to Library 224 Times as boldness
Read
+Library
Choice

Choice

Cengir Ray. “Maaf, ya, Bu Maya, terpaksa ibu harus melihat pemandangan tidak mengenakan seperti ini, tapi anak satu ini memang tergolong luar binasa, eh maksud saya luar biasa nakalnya. Suka bolos, bikin onar, dan segala hal jelek lainnya.” “Bapak suka buka kartu orang. Kalau mau bersaing merebutkan hati cewek yang gentle dong.”
102.2K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as boldness
Read
+Library
Brave Heart

Brave Heart

Ia memang sensitif saat ketidaksempurnaannya dijadikan bahan ejekan. Antonio Brata Kesuma, pewaris tunggal Brata Kesuma Group, seperti tersihir saat butiran bening mengalir di pipi pucat sang waitress cacat. Entah mengapa ada rasa tidak nyaman kala ia melihat sang waitress cacat namun sombong ini sampai menangis. Sebenarnya ia tidak berniat menghina waitrees cacat ini. Hanya saja kesombongannya membuatnya naik darah. Apa salahnya si waitrees cacat ini mengucap maaf bukan? Ini boro-boro mengucap maaf, ia malah dengan berani membalikkan semua kalimatnya. Pakai acara menyindir lagi. Bagaimana ia tidak naik darah bukan? Selama ini tidak pernah ada orang kebanyakan yang berani membantah kata-kata
1038.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as boldness
Read
+Library
BANGKIT

BANGKIT

omelnya. Bisma mencari hadiah untuk Aini sesuai perintah Arga, ia datang ke toko kado dimana ia bisa memilih hadiah yang akan diberikan. Pilihan Bisma jatuh pada boneka Boba yang cukup besar berwarna coklat, tidak tahu mengapa ia tertarik dengan boneka itu. "Mbak tolong boneka yang ini satu," pintanya pada penjaga toko. Setelah mendapatkan hadiah untuk Aini ia bergegas kembali ke kantor, dan nantinya ia akan bertanya pada sang Papa dimana mereka akan merayakan ulang tahun Aini.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as boldness
Read
+Library
Remorse

Remorse

Ada rasa yang tak bisa diutarakan, ada benci yang tak bisa diungkapkan. “Ayolah, kamu terlihat seperti wanita bodoh yang terobsesi dengan seorang pria,” celetuk salah seorang gadis yang tengah duduk melingkar. “Bukan terobsesi tapi mencintai!” jawab Nadya menyangkal. “Berjuang sendiri itu bukan cinta namanya!” balas Siska lagi, gadis yang sedari tadi duduk di samping kirinya.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as boldness
Read
+Library
Forbidden Feeling

Forbidden Feeling

Siapa tahu ponselku sedang bersamanya. Itu dia, tidak susah menemukannya di tempat ramai seperti ini, karena dia memiliki rambut yang jarang dimiliki oleh orang lain, yaitu kriting seperti mie dan berwarna cokelat. Sudah berapa kali aku mengatakan padanya untuk me-rebonding rambut kebanggaannya itu, tetapi dia terus saja menolaknya dan berkata bahwa ini adalah kebanggaannya. Oke, kita tidak perlu membahas rambut Sekar terus menerus.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as boldness
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

kata Byakta dengan tega. Lovie terdiam. "Aku tidak berani pergi sendiri," rengek Lovie. Yasa yang melihat itu menghela napas. Dia sangat mengenal Lovie. Lovie memang tidak berani berjalan sendiri di tempat umum. Byakta berdecak. "Dasar manja!" kesal Byakta dan berdiri. Lovie menatap Yasa. "Tidak apa kami meninggalkanmu sendiri?" tanya Lovie tak enak hati.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as boldness
Read
+Library
Brittleness

Brittleness

Anak yang mengalami broken home memiliki ketakutan yang berlebihan, tidak mau berinteraksi dengan sesama, menutup diri dari lingkungan, emosional, sensitif, temperamen tinggi, dan labil. Mungkin itulah yang terjadi pada Evelyn sekarang. Anak yang baru berusia 10 tahun harus melihat Ayah dan Ibunya berpisah, dan dia harus mengalami bullyan di sekolahnya. Hal ini sangat berpengaruh besar pada mental seorang anak, Evelyn menjadi sangat malas dan tidak ada semangat. Mengakibatkan dia tidak mempunyai minat berprestasi.
9.95.5K viewsCompletedAdded to Library 136 Times as boldness
Show Reviews (47)
Read
+Library
Glow Peridote
Ceritanya bagus bangeeeet! Bikin penasaraaaan! Gila bunuh aja bapaknya! Kesel aku tuh sama bapaknya!!! Kesian anaknya....Gila hebat banget ini authornya bisa bikin pembaca ngerasain emosi dari tokohnya. KEREN BINGITS!!!!
Marrygoldie
ceritanya berasa nyata. suka sekali. kasihan banget anak-anak broken home. pelajaran untuk orang tua yg harus bersikap lebih baik kepada anak. Bacaan yang Bagus dan penuh pelajaran. wajib masuk library nih
Read All Reviews
Hoffen

Hoffen

Dia mempercepat langkahnya masuk ke dalam. Langkah wanita itu perlahan melambat karena sedikit takut memasuki area clubbing. Suara musik kencang, lampu diskotik yang warna-warni, aroma alkohol yang sangat menyengat membuat Trisha seketika merasa pusing. Di tambah melihat banyak orang berjoget ria dengan memegang botol berwarna hijau, sehingga membuat kepalanya semakin sakit.
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 313 Times as boldness
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status