Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
FEMININ

FEMININ

Tidak hanya sampai disitu, Monica juga menarik rambut Femi dan berjongkok di dekatnya. "Berani Lo sama gue? Berani Lo nantang gue? Bukannya cuman diri Lo aja yang gue bakar. Ingat, bokap Lo yang tinggal dirumah kumuh itu, gak bakal lepas dari ancaman gue" Monica melepas paksa jambakan rambutnya Femi. Dan dengan tidak ada rasa kasihan, Monica yang sedang memakai wedges pun menginjak badan Femi.
4.7K viewsOngoingAdded to Library 179 Times as boldness
Read
+Library
Obsesi

Obsesi

Winter melirik Kaizen yang juga sedang menatapnya, pria itu tersenyum dan beralih ke mode serius begitu menghadapi sugar "Satu orang dewasa dengan kekuatan rata-rata sekalipun, pasti bisa mendobraknya." Semua orang melihat sikap tenang winter dan merasa ikut tenang, benar-benar bagus memiliki pria seperti itu dalam kelompok. Perkataan pria ini membuat kelompok itu sadar bahwa sesuatu diluar tidak akan bisa masuk kedalam, mereka aman. Seolah tau pemikiran semua orang, dobrakan di pintu terhenti.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 150 Times as boldness
Read
+Library
Castle

Castle

Baik kumis maupun jenggot berwarna coklat yang sama dengan rambutnya, memberikan kesan kesat dan sedikit menyeramkan. Tampangnya memiliki pesona yang unik. Wajahnya yang maskulin memiliki garis-garis yang tegas dan mata yang tajam, menimbulkan kesan penuh keberanian dan kekuatan. Akan tetapi, di balik pesona ini, ada sedikit aura misteri yang terpancar dari matanya yang penuh dengan pengalaman hidup. Meskipun dia memiliki tampang yang seperti itu, aku mengikutinya begitu saja. Ada sesuatu hal yang mendorongku untuk melakukannya. Aku tidak tahu apa itu?
104.0K viewsCompletedAdded to Library 131 Times as boldness
Read
+Library
Antara Ambisi dan Cinta

Antara Ambisi dan Cinta

Di bawahnya, tak sengaja ia menulis dengan huruf lebih besar: “Jangan kalah.” Cantika menyentuh tulisan itu dengan jari gemetar. Kata-kata itu bukan lagi sekadar motivasi, tapi semacam kutukan. Ia tahu Ezra benar. Ia tahu tubuhnya belum pulih. Ia tahu dua bayi mungil di kamar sebelah butuh dirinya lebih dari siapa pun. Tapi ada bagian dari dirinya yang menolak tunduk—takut dianggap lemah, takut dicap hanya sebagai “istri CEO” tanpa pencapaian. Tangisnya pecah pelan. Ia buru-buru menghapus air mata menggunakan punggung tangan, takut ketahuan Nanny atau bu Ratri jika tiba-tiba suaminya masuk kamar.
1011.7K viewsCompletedAdded to Library 269 Times as boldness
Read
+Library
ABNORMAL

ABNORMAL

Ketika bahkan kini Hana sudah membentak dia di depan umum. "Hey kamu diam seperti itu apa kamu bisu?!" Hana berteriak yang ketiga kalinya, kali ini benar-benar lantang. Lilyana hanya bisa membulatkan mata, merasa terkejut gadis secantik Hana bisa bermulut kasar seperti itu.
9.96.2K viewsOngoingAdded to Library 161 Times as boldness
Read
+Library
Adoration

Adoration

Membuat Baswara gerah, begitu berat hingga memaksa diri untuk menutup rapat kedua mata dan menghentakkan kepala pada sandaran kursi. Penat dan membosankan, mendorong Baswara untuk melakukan kebiasaan buruknya. Berkendara dengan kecepatan penuh tanpa menghiraukan keadaan. Tanpa takut mobil dua milyarnya tergores, Baswara melesat ditengah keramaian kota. Angin segar dan kerumunan menjadi tantangan yang selalu berhasil membuat kepercayaan dirinya kembali. Tanpa takut akan maut yang mungkin menjemput. Suara nyaring lagu rock menemani ketegangan suasana jalan. Memecah telinga, melenyapkan kebisingan. Begitu menggebu dan berdegum tidak beraturan.
105.6K viewsCompletedAdded to Library 168 Times as boldness
Read
+Library
Betrayal

Betrayal

Rasanya, Callis tidak akan sanggup jika harus menampung kebencian Victor lebih besar dari saat ini. “Aku merindukanmu,” ujar Callis secara tiba-tiba. Callis seperti memiliki dorongan yang kuat untuk memeluk Victor untuk saat ini. Apabila di negaranya, hal yang sedang terjadi pada Callis disebut dengan “ngidam”. Ngidam merupakan suatu fenomena yang umum terjadi pada ibu hamil yang sedang berada dalam emosi yang tidak stabil “Tolong bantu mama ya, Nak. Sekarang Cuma ada kita berdua. Jangan rewel-rewel ya.”
106.1K viewsCompletedAdded to Library 184 Times as boldness
Read
+Library
Artemis Hunter

Artemis Hunter

Tapi, yah, siapa yang peduli. Dengan bubuk itu, aku menjadi tak terkalahkan. Aku menjadi pemburu yang kuat dan disegani. Keberanian, kemampuan untuk tidak bertindak ragu-ragu, dan Black Mist adalah perpaduan sempurna bagi pemburu. Sehingga aku menjadi semakin dikenal. Aku besar kepala.
1015.8K viewsOngoingAdded to Library 615 Times as boldness
Read
+Library
Obsesi Sang Penguasa

Obsesi Sang Penguasa

Kali ini bukan keheningan yang kosong, tapi hening yang penuh tekanan. Bagaspati menatapnya lebih lama. Tidak ada lagi tawa mengejek. Tatapannya berubah—lebih tajam, lebih dalam, seperti sedang berusaha mengukur sesuatu yang baru saja muncul di hadapannya. “Berani,” gumamnya pelan. “Atau terlalu bodoh untuk menyadari posisi dirimu sendiri.” Sudut bibirnya terangkat tipis. “Menarik. Tapi juga berbahaya.”
10816 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as boldness
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status