Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AFRAID

AFRAID

Di tangan lainnya juga ada majalah kesehatan yang ia temukan di rak buku hotel. "Setiap orang tentu tidak ingin mendapat julukan pecundang dan penakut. Karena itulah keberanian merupakan salah satu sifat yang ingin terus dimiliki. Keberanian bisa datang dari tekad kuat. Keberanian di sini juga punya banyak definisi. Tergantung bagaimana kamu menempatkan keberanian itu dalam dirimu. Cakep ini artikel, pas banget Lin buat nambah semangat kamu," tutur Aldo. "Iya aku tau, aku emang pengecut," sahut Alina.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai boldness
Baca
+Pustaka
Kesendirian

Kesendirian

Anjing Ribka selalu bawel sekali saat melihat ada tamu yang datang seperti ku. Dan anjingnya terkadang cari perhatian ke Ribka, seperti melompat-lompat, dan mengeluarkan lidahnya saat lelah melakukannya dan tidak pernah lelah selalu saja melompat dan melompat. Anjing Ribka lucu sekali dan imut karena masih berumur bocah. Tidak terasa hari sudah sore saja, aku pamit pada Ribka untuk pulang. Takutnya hujan datang karena aku tidak bawa payung. *****
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai boldness
Baca
+Pustaka
DIGNITY

DIGNITY

Ya belum, Nic sengaja tidak melakukan apa-apa karena ia mengujinya apa yang akan dilakukan Andrea di tempat yang dipenuhi oleh orang-orang arogan sepertinya dan bagaimana Andrea akan mengatasi situasi ini. Meski terlihat sepele tapi tekanan dari orang-orang seperti mereka yang cenderung congkak, arogan dan selalu berkelompok membuat atmosfir terasa lebih kuat dan kebanyakan orang tidak bisa menghadapi itu. Terlebih Andrea orang baru di sini. Dan juga Nic ingin tahu apa Andrea bersikap berani hanya kepadanya atau memang sifatnya yang seperti itu.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai boldness
Baca
+Pustaka
Ikhlas

Ikhlas

jelasku "Yakin Hanya itu, kok aku enggak percaya ya. Rajin amat tuh mentor sampe chat kamu dan ngabarin dia udah sampai rumah?" "Terserah deh kalian mau percaya atau nggk" "Iya deh percaya. Tapi baik banget ya punya mentor bertanggung jawab kayak gitu. Jadi ingin ikut bisnis juga deh" ucap Intan yang dapat cubitan dari Sera "Sebahagia kamu deh Tan" Drtttt
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai boldness
Baca
+Pustaka
Clarity

Clarity

Ia berjalan menuju sebuah gang yang merupakan jalan pintas menuju halte bus. Seperti biasa ia menyalakan senter dari ponselnya ketika harus melewati gang itu, karena cukup gelap meski cahaya bulan cukup membantu menerangi jalan , namun itu tidak cukup baginya, karena ia takut saat melintas nanti ada seekor tikus lewat di hadapannya. Itu membuatnya merinding jika membayangkannya. "Hahahaha, kau tidak usah takut, nona cantik"
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai boldness
Baca
+Pustaka
EGO

EGO

Mae Takataereseleros
"Oh, sorry cantik, gue kira..." "Ee... Oke udah ya! Zora ini Bimo, Bimo kenalin ini Zora," Fikri berusaha tetap bersikap manis. Meski ia tahu emosi gadis itu sudah tidak terkontrol. Terlihat dari bibirnya yang cemberut, tatapan, dan kerenyit alisnya. Tangan yang diulurkan Bimo ditolak mentah-mentah. Gadis itu bergegas pergi meninggalkan Bimo dan Fikri di kedai kopi. Dengan perasaan yang berubah drastis Elzora segera pulang sendiri.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai boldness
Baca
+Pustaka
Love

Love

Bian menyelidiki wajah Cinta dan wanita itu terlihat tidak keberatan dengan kejujurannya saat ini. Ini adalah pertamakalinya Bian menunjukan kelemahannya didepan orang lain selain keluarganya, selama lima tahun ini dia selalu menghindar dan hari ini dia mau melihat bagaimana reaski Cinta kepadanya. Apa yang dikatakan Brian saat dikamarnya semalam benar, dia harus berani mendekati Cinta jika memang Cinta bisa membawa kebahagiaan untuknya. Tanpa permisi Bian sudah mengambil kotak bekal Cinta dan membukanya.
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 336 kali sebagai boldness
Baca
+Pustaka
Contradiction

Contradiction

Begitulah yang Cecil pikir selama ini. Tapi, sebenarnya tidak begitu juga. Adrian menyadari bahwa sebenarnya, Cecil, bukanlah cewek yang lemah. Dari sudut manapun, Cecil adalah cewek yang pintar dan punya tenaga melebihi cewek pada umumnya. Namun, satu yang membuat Adrian, merasa selalu khawatir. Cecil itu sangat sangat sangat ceroboh. Cewek itu bisa menghancurkan satu bangunan karena ketidak sengajaan saking parahnya. Itu jugalah yang menyebabkan tidak banyak orang yang berani mendekati Cecil. Cewek itu sering dianggap pembawa sial dan perasaan Adrian, sedangtidak enak entah apa sebabnya.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai boldness
Baca
+Pustaka
Beautiful Darkness

Beautiful Darkness

“Baik lah. Aku akan merubah rambutmu menjadi merah. Bagaimana, kau setuju?” “Aku mau ash grey!” “Merah lebih mencolok. Merah artinya berani.” “Berani warnai rambutku dengan warna merah, ku pecat kau.” “Ouch, seramnya,” ujar Van dramatis. “Masa kau tega membuatku jadi pengangguran sih, Ele? Kau akan sulit menemukan orang sepertiku di luar sana, lho.” “Tak usah kepedean.”
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai boldness
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status