Digoda Suami Gaib
Hingga ia berkata.
“Kau kering... tumben sekali?”
“Entah..sssh...”
Ya, tak biasanya aku banjir, dan ia sama sekali tidak menyadarinya. Apa dia sebodoh itu, atau ia memang tak memedulikanku. Semua kata-kata rayu, berisi nada menggoda di saat ia pertama kali datang di halaman rumahku dan menarikku dari dunia nyata ke dunia gaib, sejatinya hanyalah upaya memanipulasiku—untuk membenarkan ramalan yang ia percaya, dan didukung oleh banyak tetua. Entah dengan Ki Subadra. Lelaki itu sudah cukup lama hidup di jagad ini, dan agaknya hanya ia saja yang sadar kalau aku menyimpan mantera penolak sejak bertelepati dengan Kinanti.
Hot Chapters