Ada satu buku yang selalu saya rekomendasikan untuk teman-teman yang baru mengenal filsafat stoik: 'Meditations' karya Marcus Aurelius. Buku ini seperti journal pribadi seorang kaisar Romawi yang penuh dengan refleksi tentang hidup, ketenangan, dan bagaimana menghadapi tantangan. Bahasanya cukup mudah dicerna meskipun ditulis ribuan tahun lalu, terutama dalam terjemahan modern seperti versi Gregory Hays.
Yang membuat 'Meditations' istimewa adalah sifatnya yang sangat personal. Marcus Aurelius menulis untuk dirinya sendiri, bukan untuk dipublikasikan, jadi tidak ada niat menggurui. Setiap kali saya membacanya, rasanya seperti mendapat nasihat dari mentor bijak yang memahami betapa rumitnya kehidupan. Buku ini juga praktis—bisa dibaca satu paragraf sehari untuk direnungkan.