Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jerat Kematian CEO Maut

Jerat Kematian CEO Maut

Hanya saja di malam hari akan kelihatan menakutkan. Beberapa saat kemudian Mr. Jona akhirnya sampai. Di depannya menjulang sebuah rumah yang amat sangat besar, yang memiliki desain seperti kastil kuno. Rumah itu terbuat dari batu bata yang tidak disemen, pilar-pilar besar yang menjulang di sekelilingnya, dan pintu besar yang berukuran dua kali badannya dengan pengetuk dari besi ala-ala rumah luar negeri. Jendela yag ada sangat banyak dan ditutup oleh gorden berwarna merah darah.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 314 kali sebagai buah batu rumah milea
Baca
+Pustaka
Suami Dibuang Sayang

Suami Dibuang Sayang

tanya Michael pada Miles. "Dua meter," ujar Miles. Dia sendiri yang membuat danau buatan itu. "Apa ada titik tengah di danau itu?" tanya Michael lagi. "Titik tengah?" Miles tidak mengerti pertanyaan Michael. "Titik tengah itu tempat supaya orang bisa berdiri di atas danau," ujar Michael. Miles menggelengkan kepala, "Tidak."
8.82.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95.5K kali sebagai buah batu rumah milea
Tampilkan Ulasan (474)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Rafa Khan
aslinya bagus ceritanya, tapi tambah kesini tambah gak jelas. banyak tokoh baru yang bermunculan, ceritanya jadi bias. yang paling lucu kamatian buah ginseng, marcus yang sudah mati malah dihidupkan lagi sam buah ginseng. cameron sebagai kepala keluarga Fu seperti tidak punya kekuatan apapun. ......
Baca Semua Ulasan
The Hottest Desire (Bahasa Indonesia)

The Hottest Desire (Bahasa Indonesia)

Sejak kecil, Makaila memang tinggal di apartemen, hingga Makaila tidak memiliki kenangan bahwa dirinya bisa bermain di halaman rumah. Makaila mengedarkan pandangannya dan terus saja dibuat takjub dengan apa yang ia lihat. Selain memiliki halaman yang luas dan taman yang indah, kediaman milik Bara juga terlihat berkilauan. Makaila tidak yakin, dengan apa yang ia lihat tersebut. Namun, Makaila terpikir jika mungkin lantai dan tiang-tiang tersebut terbuat dari batu bermineral tinggi yang jelas sangat mahal. Makaila pun menatap Bara yang kini tengah menggandengnya serta terus melangkah ke tempat yang tak Makaila ketahui.
10100.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai buah batu rumah milea
Baca
+Pustaka
PATUNG KUDA DI RUMAH MERTUA

PATUNG KUDA DI RUMAH MERTUA

Beruntung ada batu yang menahan mayat Ki Agung. Sementara Samijo dan kawan-kawannya masih terperanjat dengan peristiwa yang baru saja terjadi. "Gendeng! Seumur-umur, baru kali ini aku ngadapin jenazah kayak gini," kata Lilik yang memang seorang penggali kubur.
1031.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 987 kali sebagai buah batu rumah milea
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Menantu Sampah

Aku Bukan Menantu Sampah

Bagaimana dia bisa membantu di masa depan? Karen Qian menunjukkan rasa iri di matanya dan bertanya, "Mia, di mana vila yang diberikan oleh keluarga Wang kepadamu?" "Di sana, aku akan menunjukkannya padamu." Dengan senyum di wajahnya, Mia dengan anggun memimpin kerumunan ke balkon, meraih jarak yang dekat. Vila yang dia maksud, yang terlihat dari balkon, berukuran lima kali lebih besar dan lebih mewah dari rumah baru Ando.
6.843.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai buah batu rumah milea
Baca
+Pustaka
Membuang Bulan Demi Batu Biasa

Membuang Bulan Demi Batu Biasa

Musim semi di ibu kota telah tiba, bunga magnolia bermekaran. Dia memandang lama, lalu berkata pelan, "Seperti ini sudah cukup." Emma membeli sebuah rumah tua di Provence. Bangunannya sangat tua, tetapi tamannya luas, dipenuhi lavender dan pohon zaitun. Dia mengubah lumbung menjadi studio lukisan. Jendela atapnya dibuat besar, sehingga cahaya matahari bisa masuk tanpa terhalang. Mahasiswa dari akademi seni di sekitar kadang datang berkunjung. Sesekali, Emma mengadakan seminar kecil.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai buah batu rumah milea
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

"Lima ribu? Itu gila! Aku bahkan tidak memiliki seribu Batu Roh Kelas Menengah! Bagaimana mungkin aku bisa memberimu sebanyak itu? Apa tidak ada cara lain? Aku punya 100.000 Batu Roh Kelas Rendah, apakah itu tidak cukup?" "Tidak," jawab Cermin Semesta tegas. "Harganya memang setinggi itu. Untuk menembus perlindungan yang melingkupi Wu Meiling, aku harus mengerahkan energi spiritual yang luar biasa besar. Prosesnya akan sangat menguras. Batu Roh Kelas Rendah tidak cukup efisien; aku butuh konsentrasi energi murni dari Batu Roh Kelas Menengah. Lima ribu adalah harga yang pantas untuk informasi selevel itu."
618.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 626 kali sebagai buah batu rumah milea
Baca
+Pustaka
Istri Mungil Milik Tuan Tanah

Istri Mungil Milik Tuan Tanah

“Memangnya harus nikah di sini? Kenapa gak di rumah?” Barata meletakkan kedua tangan di pundak istrinya. Kali ini giliran dia berbicara. “Rumah ini tempat tinggal Bapak sekarang, Nes,” ucapnya yang membuat Nesa melongo. “Kebetulan, saat Romi mencari tahu rumah yang dijual di desa ini, Pak Trisna menawarkan rumahnya. Saya belikan ini sebagai hadiah untuk Bapak,” imbuh Barata dengan halus, tak ingin menyinggung perasaan istrinya. Tentu, sebenarnya yang menjadi alasan utama dia menghadiahkan tempat hunian ini adalah supaya keluarga istrinya tinggal di tempat yang layak.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai buah batu rumah milea
Baca
+Pustaka
Assalamu'alaikum Pesantren (Assalamu'alaikum Cinta)

Assalamu'alaikum Pesantren (Assalamu'alaikum Cinta)

*** Rumah Mila berada tepat dipinggir sungai, dan rumah-rumah yang ada disini kebanyakan adalah rumah panggung. 'Kenapa rumah panggung?' karena saat air pasang, air akan naik ke daratan dan merendam rumah yang berada di pinggir sungai. Oleh karena itu rumah masyarakat disini hampir seluruhnya adalah rumah panggung yang bertiang tinggi. "Assalamu'alaikum, Bu ... Ibu, Mila pulang!" Serunya saat kami sudah sampai didepan pintu.
4.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai buah batu rumah milea
Baca
+Pustaka
Asisten Pribadi Tuan Muda

Asisten Pribadi Tuan Muda

Kok jadi dirinya yang disalahkan? Tapi memang sih Mita memberikan batu akik kepada Bapak seminggu yang lalu. Dia memberikan batu akik jenis Bacan. Yang dia tau saat membeli warnanya menarik, hijau kebiru-biruan seperti warna air laut di Raja Ampat. Ternyata harganya satu juta lebih, tapi karena Mita merasa suka dia membelinya. Eh ketika diberikan kepada Bapak, Bapak ternyata sangat menyukainya. Berkali-kali ia bilang, "Ini yang lagi Bapak incar, kok tau saja Mbak?" Padahal Mita saat membelinya karena feeling nya suka saja. Tapi ternyata Bapak jauh lebih suka hingga membuat Ibu jadi semakin sebal.
9.4128.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai buah batu rumah milea
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status