PENYESALAN SEORANG LELAKI
Pembawaan, lesung pipi dan senyum Mila yang hampir mirip dengan Amel.
“Dika, duduk,” pinta Bu Inah perlahan.
Kini mereka telah berhadap-hadapan. Mila memperkenalkan dirinya. Kemudian ia keluarkan brosur perumahan dan menjelaskan tentang spesifikasi barang yang ia jual.
“Camila, cucu Nenek, harga rumah ini berapa, Sayang?” tanya Bu Inah tak sabaran.
Meski demikian Mila tak merasa aneh. Wajar, mungkin wanita tua yang duduk di depannya ingin mengakrabkan diri.