Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nature Squad

Nature Squad

Padamu ku bagi suka dan duka, padaku kau bagi semangat Dan ketika aku hampir menyerah Kau menepuk bahuku Kau bilang sesuatu yang takkan kulupa Tiba-tiba Bintang jadi teringat dengan perlakuan Samudra yang selalu memberinya semangat ketika ia sedang merasa down dan butuh teman cerita, pemuda itu selalu ada untuknya. Bintang sadar tidak seharusnya ia marah berlarut-larut seperti saat ini.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai buah hatiku penyemangatku
Baca
+Pustaka
Sentuhan Adik Sahabatku

Sentuhan Adik Sahabatku

bisiknya, senyum kecil terbit tanpa sadar. Ia memejamkan mata sejenak, menggenggam kalung itu, seolah menggenggam keyakinannya sendiri, lalu suaranya merendah, penuh harap. “Semoga kamu memang pria yang Tuhan kirim buat mengobati sakit hatiku, Ruu.” ***
1018.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 525 kali sebagai buah hatiku penyemangatku
Baca
+Pustaka
Bagaikan Menu Warteg

Bagaikan Menu Warteg

bentakku "Mas rela Dek. Jika itu bisa mengobati luka hati mu."ucapnya "Apa Mas pikir luka hati itu mudah untuk di sembuhkan! Apa Mas pikir aku ini pohon pisang yang tidak punya hati dan perasaan. Apa Mas pikir hati yang sudah hancur bisa di perbaiki dengan mudah."jawabku penuh emosi Mas Seno sujud di kaki ku.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai buah hatiku penyemangatku
Baca
+Pustaka
MENARI BERSAMA HUJAN

MENARI BERSAMA HUJAN

ucap Al dalam hatinya ***"********** Bantu like vote komentar dan hadiahnya temen temen Dukungan Kalian akan membantu author lebih semangat untuk update dan memperbaiki tulisan Author
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai buah hatiku penyemangatku
Baca
+Pustaka
Hati Yang Tersakiti

Hati Yang Tersakiti

Tetapi kesakitan yang dia timbulkan kepada aku tidak akan pernah bisa ditebus. Sejak aku memutuskan untuk meninggalkannya, Ayahku, dan Abang, aku berkata pada diriku sendiri bahwa mulai sekarang, aku akan menjalani hidup dengan baik, mencintai diriku sendiri, dan tidak mengejar kasih sayang dari orang lain. Begitulah waktu berlalu hingga tahun ketiga bekerja di institut. Putraku berlari masuk dari pintu sambil membawa kue kecil.
22.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 525 kali sebagai buah hatiku penyemangatku
Baca
+Pustaka
Pura-Pura Amnesia

Pura-Pura Amnesia

umpatnya sepenuh hati ____****____
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 563 kali sebagai buah hatiku penyemangatku
Baca
+Pustaka
Legenda Master Roh

Legenda Master Roh

Ucap Hon kai. Setelah dia memakiku sekarang Hon kai malah menasehatiku, hey Hon kai asal kau tahu hatiku sudah terkunci sekarang. Mau kau menasehatiku sampai mulutmu berbusa, maka nasehatmu tidak akan membuka hatiku yang sudah terkunci ini terbuka. Akan tetapi aku sangat ingin ada orang yang dapat membuka gembok yang memembelenggu hatiku, namun hal itu pasti tidak akan pernah terjadi dengan kata lain mustahil.
1015.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 329 kali sebagai buah hatiku penyemangatku
Baca
+Pustaka
My Arrogant CEO

My Arrogant CEO

Biar semangat up tiap hari. Yang udah vote aku kasih love sekebon. Muaaach
1029.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 714 kali sebagai buah hatiku penyemangatku
Baca
+Pustaka
Istri Kedua sang Dosen

Istri Kedua sang Dosen

Yang selalu memberikan perhatian padaku, di saat semuanya sibuk mengejar dunia. Kamu yang mengulurkan sebuah permen berbentuk ulat dengan hiasan cantik sebagai pemanisnya. Dan kata-kata semangatmu yang kamu lontarkan waktu itu, dan suara lembut dan merdumu membuat aku kembali semangat lagi menjalani kehidupan. Kamu....
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai buah hatiku penyemangatku
Baca
+Pustaka
Hati yang Tersakiti

Hati yang Tersakiti

“Lho, kenapa kamu nggak nelepon aku sih? Aku kan janji mau menjemputmu hari ini di stasiun kereta.” “Nggak usah, gue nggak mau ngerepotin lo.” dia menyengir lebar. “Lagian selama ini gue udah menelantarkan lo di kantor sendirian. Tapi semua baik-baik aja kan?” Kiara mengunci layar ponselnya dan menaruhnya di atas nakas. “Keadaan terkendali kok. Jadi gimana kabar ibumu?” “Nyokap gue udah jauh lebih baik sekarang. Dan untungnya adik gue yang sedang libur semester udah dateng, jadi dia bisa jagain nyokap gue.”
1037.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 834 kali sebagai buah hatiku penyemangatku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status