Bukan Sopir Biasa
sahut pria yang mirip dengan Bagas.
Armila terdiam dan terus memperhatikan pria tersebut. Perlahan, dia mulai meragu.
‘Kok, setelah dipandangi dari jarak yang cukup dekat, agak beda ya dengan Mas Bagas. Waduh, gawat ini. Ternyata salah orang. Tapi, kenapa dia mirip sekali dengan Mas Bagas, ya?’ ucap Armila dalam hati.
“Maaf, semuanya. Saya ternyata salah ruangan. Maaf telah mengganggu acara makan siangnya, permisi,” ucap Armila dengan kepala yang mengangguk dan senyum canggung di bibirnya.
인기 회차