Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengasuh Kesayangan Bujang Arogan

Pengasuh Kesayangan Bujang Arogan

Dasar! "Senyum itu ibadah, makanya aku murah senyum. Kadang senyum kita itu bisa membuat orang lain bahagia dan merasa dihargai makanya aku suka tebar senyum. Gratis juga, nggak bayar." Mas Rama kembali menghela napas. "Jangan senyum-senyum sendiri, takutnya disangka orang gila." Aku kembali mendengkus kesal saat melihatnya melangkah pergi dan kini benar-benar menghilang di ujung tangga.
1030.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 761 kali sebagai buat aku tersenyum
Baca
+Pustaka
Pesona Suami Dingin dan Posesif

Pesona Suami Dingin dan Posesif

Darren menatapku. “Maksudku, kau baik, tapi lebih baik lagi jika seperti ini,” ralatku. “Benarkah?” aku mengangguk. “Apa kau bisa tersenyum?” kali ini Darren menatapku dengan terbelalak. Seakan terkejut dengan pertanyaanku, “Maksudku, kau sangat jarang tersenyum.” “Aku harus tersenyum untuk apa?” “Untukku mungkin,” aku tersenyum tipis.
5.52.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai buat aku tersenyum
Baca
+Pustaka
SETELAH IBUKU MENIKAHI BERONDONG

SETELAH IBUKU MENIKAHI BERONDONG

"Tidak usah. Aku masih kuat kok, buat nyetir. Kamu cukup duduk manis di sampingku sambil tersenyum karena dengan senyuman kamu dunia akan terasa baik-baik saja." "Dasar bucin." "Kamu 'kan yang ngajarin bucin." 'Mana ada aku bucin." "Gak mau ngaku, lagi," lanjutnya sambil mencubit pipiku.
1062.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai buat aku tersenyum
Baca
+Pustaka
WITHERED

WITHERED

Bahkan, orang buta akan bisa merasakan selebar apa senyumnya Banyu saat ini. Senyum lebar yang sedikit menusukkan rasa sakit di dalam hatiku, saat mengingat ucapan Ken pagi tadi. Kurasa, bocah kecil ini bisa tersenyum begitu polos karena ia belum paham apa arti ajakanku barusan. Tetapi, aku memilih tersenyum dan mengusap kepala kecilnya yang dilindungi hoody dan penutup telinga. 'Ken, putramu benar-benar menggemaskan. putramu dan Anggita sungguh-sungguh menggemaskan.'
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 591 kali sebagai buat aku tersenyum
Baca
+Pustaka
Aku Anakmu Bukan Pembantumu, Bu

Aku Anakmu Bukan Pembantumu, Bu

Tapi setidaknya membuatku cukup terhibur. "Kita titipkan dulu ke ibu atau mbak Ayu" "Dasar kamu ini, mas... Keadaan lagi begini masih saja menggodaku..." Dia tersenyum lagi. "Mas ingin lihat kamu tersenyum dek, gak sedih terus..."
825.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 532 kali sebagai buat aku tersenyum
Baca
+Pustaka
Dinikahi Ustadz Tampan

Dinikahi Ustadz Tampan

Dia tertawa kecil, "enggak kok. Saya gak kecewa sama sekali. Ekpresi yang kamu perlihatkan saat itu adalah ekpresi yang paling alami, dan murni dari diri kamu. Justru kalau kamu senyum, kesannya seperti mengada-ada dan dibuat-buat. Saya malah tidak suka seperti itu." Jawaban Husein bikin aku melting guys, sumpah! ***
10129.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai buat aku tersenyum
Baca
+Pustaka
Hukuman Ranjang Sang Pengacara Iblis

Hukuman Ranjang Sang Pengacara Iblis

​Ia memaksakan sebuah senyum kuda yang kaku. ​"A-aku di sini. Ma-mau apa? Eh, maksudku ... untuk apa? Eh, ada apa?"
530 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai buat aku tersenyum
Baca
+Pustaka
Behind The Smile

Behind The Smile

Tak lupa wajah cantiknya yang dapat memikat para siswa yang ada di sekolah itu dan senyuman yang dia miliki, sebuah senyuman yang manis. Dan sekarang, dia sedang berjalan di koridor menuju kelasnya, XII-MIA. Seperti biasa dia mendapat sapaan ceria dari teman-teman kelasnya. Dia hanya membalas sapaan mereka dengan senyuman. Dia berjalan menuju mejanya lalu menyimpan tasnya di atas meja. Setelah dia duduk, seseorang merangkulnya sambil tersenyum jahil. Gadis itu hanya menatap dia dengan ekspresi malas.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai buat aku tersenyum
Baca
+Pustaka
Sebenarnya Dia Mesum Ma!

Sebenarnya Dia Mesum Ma!

Tidak peduli jika ada rasa bawang yang berasal dari tanganku. "Dari dulu gue terlatih membuat seorang perempuan tersenyum. Bahkan sebelum perempuan itu memiliki gigi. Sekarangpun setelah dia tumbuh dengan cantik. Gue ingin membuat dia tersenyum. Gue ingin membuat dia tersenyum dan tertawa selamanya, tapi dia masih ragu. Gak masalah, gue gak bakal nyerah," kata Serafin, lalu mengambil ujung rambutku dan menciumnya. Tatapan dan senyumnya begitu tulus. Selama ini aku belum pernah melihat orang yang tidak ada hubungan darah denganku tersenyum setulus itu.
109.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai buat aku tersenyum
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status