Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perjuangan Cinta Surga

Perjuangan Cinta Surga

balas Dissa cetus. "Loh kok anak mama yang cantik ini cepat marah sih, Mama kan cuma bercanda. Kenapa akhir-akhir ini kamu mudah marah dan cepat tersinggung." sahut Dila. "Jangan-jangan kamu sedang..." ucapan Dila terhenti saat Dissa mulai mengajukan pertanyaan. "Jangan- jangan aku sedang apa?" tanya Dissa mengulangi perkataan dari Dila.
9.96.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
Kualihkan Harta Saat Suamiku Tak Setia

Kualihkan Harta Saat Suamiku Tak Setia

Ternyata dia juga bisa jadi bawang merah yang mampu meluapkan amarah. “Maaf ya.” mbak Diana menunjukkan ekspresi tak bersalah. “Hei!” seru seorang pria yang tangannya masih tertahan oleh Doni. Kulihat Mbak Diana pergi menuju dapur. Segera aku menghampirinya untuk melihat keadaannya. “Mbak Diana?” ucapku lembut.
1071.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
Mistake

Mistake

jawab thea akhirnya . "kok lo gak peduli , gue marah ini". "bodo amat , gue gak peduli . lagian lo mau marah terserah . gue tau lo marah karena gio kan , gue juga bisa marah pas lo genit-genit sama siska" kata thea sebal .
8.712.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 446 kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
Orang Ketiga Di Rumah Tanggaku

Orang Ketiga Di Rumah Tanggaku

sahut Dirga, "Dan kamu, diam ditempat dan jangan bergerak menemui dia!" Nada kembali tersenyum, kemudian berkata, "Oke." Dirga mendelik. Ia bersandar pada sofa. "Aahh ... mendadak aku jadi bad mood! Padahal sejak semalam aku sudah banyak membayangkan kalau hari ini kita akan have menikmati waktu kayak anak muda yang lagi pacaran! Kenapa harus ketemu sama laki-laki itu segala coba?! Aku kesel, aku cemburu!"
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
CINTA TERLARANG TUAN MAJIKAN

CINTA TERLARANG TUAN MAJIKAN

“Aku udah bilang tadi, aku takut kamu marah.” “Memangnya kalau kamu cerita tahun depan ada jaminan aku nggak akan marah?” Bima mengatur napas, persis seperti Dinda saat sedang menenangkan diri. Kepalanya menoleh ke samping di mana Dinda duduk. Matanya menatap gadis itu dengan tajam. “Aku nggak tahu apa yang paling bikin aku marah. Kamu ikut kelas privat atas perintah Mama atau kamu hampir celaka dan nggak berniat ngasih tahu aku.”
1018.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 740 kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
Dia,  Tak Datang

Dia, Tak Datang

Isteri keduanya itu tengah marah karena ulah sang mama yang hendak memilih antara dia dan Sharena yang akan terus menjadi menantunya itu. “Galuh!” ucap Badai ketika melihat Galuh melewati ruangannya berseru. “Tuan Badai.” Ucap Galuh kepada Badai. “Katakan! Apa yang kalian bicarakan tadi?” ucap Badai sangat emosional. “Maaf, kapan?” ucap Galuh yang tak mengerti jika pembicaraan Badai ini menyoal pembicaraan Galuh dengan Jingga pagi tadi.
825.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 853 kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
Aku dan [D]ia

Aku dan [D]ia

Aku Maaf aku ribet ya? Hm maklumin aku cewek. Dzaqi Hahaha gak apa – apa, aku suka. Suka cewek maksudnya. Aku Iya tahu, kan ceweknya banyak ya saking sukanya. Eh sorry aku jujur banget ya? Dzaqi Apa sih Di? Kamu sebenarnya mau ngomong apa kok kaya sinis gitu. Aku
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

“Kamu marah sama aku ya?” Dirga tetap menatap jalanan. Mobil terus melaju, tapi kecepatannya sedikit berkurang. “Aku gak marah sama kamu,” jawabnya akhirnya, suaranya rendah dan berat. Nadine menghela napas lega, meski hanya sedikit. “Terus—” “Aku marah karena lagi-lagi si brengsek itu nyakitin kamu,” potong Dirga cepat. “Dan kamu masih berusaha menutupi itu semua dariku.”
10323.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.8K kali sebagai buat dia marah
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
CH. Blue Lilac
Halo kakak-kakak readers semua, makasih banyak ya sudah mampir ke buku ini, makasih juga yang udah kasih ulasan, dan gift. Moga kalian selalu sehat, dan makin lancar rejekinya. Love bgt buat kaliaaan... ......
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Maafkan Aku, Menikahinya

Maafkan Aku, Menikahinya

Maria bertanya dengan ekspresi khawatir yang sangat berlebihan. “Hari jumat lalu kamu masih menghubungi kami, ada apa denganmu?” Alvin pun bertanya dengan rasa penasaran dan khawatir yang sama seperti Maria. “Aku tidak apa-apa,” balas Aura mencoba menenangkan dua sahabatnya. “Kamu itu selalu saja bilang tidak apa-apa,” gerutu Maria bersungut-sungut. Tidak seperti bibir dan ekspresi wajahnya yang tampak kesal berbaur khawatir, tangan Maria memijat lembut kaki Aura.
1078.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai buat dia marah
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Indah Fitriya Mahfud
Gw demen, biarin ALISHA DI HAJAR HABIS2 AN SAMA MAMI MONICA!!! Biarin bls tampar lg ke ALISHA, MAMI MONICA!! Udah berani provokasi , nantangin mau rebut Rendra, Biarin cb, Rendra kalo msh belain Alisha , ada Kenzi, biarin pada BONYOK LO BE 2 ALISHA sm Mami Monica Rendra biar DI GEBUKIN SAMA KENZI.!!
Yunka Yunita Ika
suka novel ini krn ke uwuan aura Rendra,, makin kesini author keliatan condong ke Alisha,, mlh jd ky sinetron RCTI. pokoknya klo SMP aura Rendra kenapa2 aku pilih byee sih nyari novel lain yg lebih manusiawi.
Baca Semua Ulasan
Menjadi Istri Dadakan Om Pewaris Tampan

Menjadi Istri Dadakan Om Pewaris Tampan

bela Dania dengan ketus, tidak terima jika anaknya disebut marah. “Iya-iya, dia tidak marah.” Sangga mengusap perut Dania. “Dia cuma kangen sama papanya, minta ditengok.” Dania tersipu malu sambil mendaratkan pukulan manja ke dada bidang Sangga. Dengan tertawa lebar Sangga memberi akses lebih banyak bagi Dania untuk lebih menyakitinya. “Sebaiknya kita berangkat sekarang,” ucap Sangga setelah puas tertawa.
1052.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status