Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Logic And Feeling-ANTARA AKU DAN DIA

Logic And Feeling-ANTARA AKU DAN DIA

Plaaaakk! “Apa sih, Di? Sakit tahu gak?” bentak Revan ketus. “Seharusnya saya yang marah, Pak! Tidak seharusnya bapak kurang ajar terhadap saya, mentang-mentang saya bawahan bapak, eh malah seenaknya saja!” bentak Diandra yang tak kalah ketus darinya. Diandra terlihat emosi saat menatap wajahnya.
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
Istri Dekil Yang Selalu Dihina Ternyata Anak Mafia

Istri Dekil Yang Selalu Dihina Ternyata Anak Mafia

Hanya ada amarah yang terlihat dari sorot mata Bu Diah. “Kenapa kalian diam? Fadil, bicara pada Aya. Sewakan pengacara terbaik agar ibu bisa segera bebas,” lanjutnya lalu menggenggam tangan Fadil. “Apa ibu tidak malu mengatakan itu?” tanya Fadil tanpa ekspresi. Dahi Bu Diah mengernyit. “Malu apa maksudmu?”
1053.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
MENANTU IMPIAN IBU

MENANTU IMPIAN IBU

Dia menjadi tak kesepian lagi. "Kamu marah ya?" Pertanyaan Dini membuyarkan lamunan Dilan. "Heh, marah?" Dini kemudian duduk di dekat Dilan dan menggayut manja di lengannya. Dilan jadi merasa bersalah dengan cemburunya. "Kenapa kamu diam saja? Kamu marah ummimu sayang sama aku?"
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
Cintaku Terhalang Weton

Cintaku Terhalang Weton

tanyanya terlihat garang. Danang malah tertawa. Ya, dia menertawakan Diah yang begitu marah, tidak seperti biasa. Wanita itu jarang sekali marah dan nyaris tidak bisa marah. "Kenapa malah tertawa? Tidak ada yang lucu, Danang." "Iya, maaf." Diah mengerutkan dahinya. "Benar ada yang dirahasiakan dari Mbak?" ulangnya dengan penegasan di setiap kata.
1012.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 405 kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
Pembalasan Istri untuk Suami Pengkhianat

Pembalasan Istri untuk Suami Pengkhianat

"Eh, Mas. Nisya kan mau ke Semarang juga. Mas tahu? Kok bisa tiba-tiba barengan gitu sih? Apa jangan-jangan di belakangku kalian janjian?" Mendengar ucapan Kania, mata Dika langsung melebar. Wajahnya memerah dan dahinya berkeringat. "Eng-gak lah, Dek. Kamu itu ada-ada aja. Aku kan... aku kan mau kerja. Jangan asal nuduh!" kata Dika yang mendadak emosi. Mata Kania memicing, ia merasa sedikit aneh kenapa Dika tiba-tiba marah. Padahal kan ia hanya bercanda.
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
DIA MENGIKUTIKU

DIA MENGIKUTIKU

“Gue juga capek. Semua orang capek. Termasuk lo Zio, tapi gak ada tuh yang ngeluh kayak dia.” “Mia kamu juga salah, gak seharusnya kamu ngomong kayak gitu.” Kata Bianca. “Bianca lo jangan ikut campur!” Mia nyolot ketika Bianca bicara sedikit saja. Sampai kini aku belum tau apa alasan Mia dan Bianca marah sampai segininya. “jaga mulut lo.” Bianca tak ingin kalah omong, ia membalas dengan omongan pedas.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
Dendam Istri Terabaikan

Dendam Istri Terabaikan

Perasaan marah, sedih, juga cemas bersatu dan mengaduk-aduk hatinya hingga ia hanya bisa menangis merasa buntu harus melakukan apa untuk menyelamatkan posisinya sebagai istri Hans. "Arghhh!! Kenapa jadi seperti ini sih? Aku bahkan baru sebentar merasakan menjadi orang kaya, tapi kenapa kemewahan ini sudah mau pergi saja dari hidupku?!" raung Diaz, merasa begitu marah pada keadaan yang tak memihak padanya.
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
Maafkan Aku Telah Mendua

Maafkan Aku Telah Mendua

Pria manis itu tersenyum sambil menganggukkan kepala. “Apa kamu masih marah padaku, Aina?” Kembali Damar bersuara dan mengajukan pertanyaan. Aina mengernyitkan alis dan menggeleng dengan cepat. Aina tahu pasti Damar sedang membahas sikapnya usai pesta ulang tahun Bu Tika. Aina menghela napas panjang dan bersuara. “Enggak. Aku gak marah, aku hanya sedang sibuk. Banyak pekerjaan yang menuntut cepat selesai belakangan ini.”
1058.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai buat dia marah
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
Irsaliena Liena
Suka banget, jln cerita mudah faham, jln cerita nya lumrah dalam hidup. Ada pasang surut, ada khilaf, ada yg bisa akur bersama semula. Ada yg enggak Pokoknya komunikasi dan saling merendahkan ego itu penting dalam hubungan. Terlepas dari mau kembali jalin hubungan atau enggak. Itu hal jodoh
pencinta novel
Wah ... makin ke sini makin seru. Jadi penasaran Damar ini sebenarnya baik atau jahat, sih. Masih abu2, nih? Btw, aku sih ngeship klo Aina balikan lagi ama Fakhri. Mereka kan masih sama cinta aslinya.
Baca Semua Ulasan
Terjebak Hasrat Terlarang Dokter Denver

Terjebak Hasrat Terlarang Dokter Denver

Suara Dania melengking, penuh kemarahan. "Dania, kamu baru sadar. Jangan marah-marah, tekanan darahmu bisa naik," ujar Darius dengan nada tenang, meskipun ekspresinya menegang. Dania mendengkus, matanya penuh kebencian. "Semua ini salahmu! Seharusnya suamiku itu Dokter Denver, bukan kamu! Lebih baik kamu pergi! Aku muak melihat mukamu itu!"
10184.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
Ku Kejar Cintamu, Kau Kejar Cintanya

Ku Kejar Cintamu, Kau Kejar Cintanya

Baru saja dipancing satu kalimat, Maria dan Ari malah saling menyerang dan mengungkapkan kebobrokan satu sama lain. "Kalian ini.." lirih Dya sambil menangis. "Kejam sekali padaku." Melihat putrinya menangis, Maria hendak mendekat. "Cukup, ma. Sekarang aku sudah mengetahui semuanya. Walaupun kalian meminta maaf, aku tidak akan memaafkan." Rasanya sesakit ini sampai Dya memegang dadanya. Dya menjadi tumbal keegoisan dari keluarganya sendiri.
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status