Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nikahi Aku Sehari Saja

Nikahi Aku Sehari Saja

Di sudut ruangan, Gian menarik Adiba istrinya agar menoleh ke arah kembarannya sembari berbisik, "Sayang, kakak ipar kamu lagi marah." "Kok kamu malah seneng, sih?" tanya Adiba heran. Gian kembali berbisik, "Soalnya lagi seru. Bian itu kalau sampai marah di depan umum, artinya yang kena marah itu udah beneran keterlaluan."
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
DIPTA

DIPTA

“…tadi itu bukan ‘tidak apa-apa’.” Dipta terdiam. “Bapak lagi marah.” tidak ada jawaban. “…dan bukan marah biasa.” Aira menatap lebih tajam. "Itu marah yang ditahan.” Kalimat itu tepat sasaran. Diluar Dipta menghela napas pelan. Tangannya masuk ke saku celana. " Tiidak semua harus dijelaskan.”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
Anak Kembar yang Kau Tinggalkan

Anak Kembar yang Kau Tinggalkan

Baru kali ini Diaz membantah ucapan Zila dan berani membentak Zila sampai wanita paruh baya itu kaget tidak percaya. "Di--diaz? Kenapa kamu marah sama Mamah? Demi membela wanita rendahan ... untuk pertama kalinya kamu bentak Mamah? Mamah enggak nyangka!" Zila menggelengkan kepalanya dengan sorot mata penuh kecewa.
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
Ayo Cerai Mas!

Ayo Cerai Mas!

Mecca terus saja memancing emosinya hingga ia tak bisa menahannya lagi. "Dasar berengsek! Kamu mencoba membuatku marah? Beraninya kamu. Jika sampai kamu berani macam-macam pada istriku maka kamu tidak akan bisa lagi melihat sinar mentari pagi!" ancam Diaz kemudian ia mematikan sambung teleponnya .
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
SELIR HATI

SELIR HATI

Sagara hampir berteriak. Dias berdiri. Wajahnya murka untuk pertama kalinya. “Sagara,” suara Dias bergetar, bukan getaran takut tapi getaran marah. “Kau menyakiti Gita. Kau hampir mencederainya. Kau membuat semuanya semakin kacau hanya karena aku menolak masa lalu yang sudah selesai.” “Dias,” ucap Sagara. “Pergi!” Suara Dias tegas.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
DIA YANG MENOLAK DIABAIKAN

DIA YANG MENOLAK DIABAIKAN

Cantika terdiam mendengar kemarahan Nathan, bersegera ia pergi tanpa mengatakan apapun. Dengan langkah yang begitu cepat dia menggebrak pintu gerbang lalu meluncur ke atas mobilnya. "Lihat kan Abi... Drama ini terjadi karena Abi terlalu kecentilan. Andai Abi bisa menahan diri tentu satu-satunya suami Umi hanya Abi! Hidup kita akan tentram tanpa drama siapapun!" "Aku minta maaf." "Lalu apa yang akan terjadi bila wanita itu hamil, Mungkin dia akan merebut Abi dan menghabisi kami semua. Mungkin tidak akan ada jalan lagi untuk bersama," balas Natan dengan sedih.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
Married to My Anemy

Married to My Anemy

Diandra pamit. "Kenapa sekarang Mas yang jadi marah ya Di. Pergilah, kamu kan udah ditungguin!"
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
WARISAN YANG DIRAMPAS

WARISAN YANG DIRAMPAS

Setelah berkata seperti itu, Diah pun beranjak pergi dengan satu hentakan, menandakan kalau dia kesal. Aku beralih pada Bi Sarni setelah terdengar suara tawanya yang cekikikan. "Ini lagi, puas melihat majikanmu marah-marah padaku?" "Lagian, Bu Ira ini lebay banget." Bi Sarni kembali tertawa. "Orang ketakutan dibilangin lebay?"
1029.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 961 kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
RIVAL (KAU SIKSA ANAKKU, KUHANCURKAN HIDUPMU)

RIVAL (KAU SIKSA ANAKKU, KUHANCURKAN HIDUPMU)

Ia yang sudah dikuasai rasa marah pada Diah, menarik gas penuh sebagai pelampiasan. Pria bodoh itu mengendarai jalan yang seperti sungai kering dengan rasa marah. Sisa hujan semalam membuat jalan berbatu yang ada tanahnya itu sangat licin. “Diah sialan, Diah sialan, Diah sialan,” teriaknya kesal.
1060.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
Talak Setelah Sah

Talak Setelah Sah

Mata Bara terlihat memerah karena amarah, rahangnya terlihat mengeras dengan kedua telapak tangannya yang terlihat mengepal dengan sempurna. Dia merasa kesal dengan setiap kata yang terlontar dari mulut Diana, menurutnya Diana terlalu berani menantang dirinya. Bara akan pastikan jika Diana akan mendapatkan ganjaran yang setimpal, karena wanita itu sudah berani melawan dirinya. "Baiklah, jika itu yang kamu inginkan. Aku akan mengabulkannya, bersiaplah untuk menikmati kesengsaraan yang sebentar lagi akan datang!"
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai buat dia marah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status