Pendekar Cahaya
Bayu kembali ke kuil, ia mencari Mahen untuk bertanya tentang kondisi tempat pengasingan ibundanya.
Mahen seperti biasa selalu berada dekat dengan makanan. Di aula belakang dekat dapur ia sedang menikmati sepiring camilan. Ketika dilihatnya Bayu mendekat, diangsurkannya piring di tangannya, “Cobalah Bayu, ini enak sekali.” Bayu mengambil satu, kue moci dengan balutan wijen di luarnya. Memang enak, sepertinya para biksu sudah terlatih untuk membuat makanan vegetarian. Sambil menikmati kue moci Bayu bertanya pada Mahen, “Ehm ... Mahen apakah engkau bisa menjelaskan keadaan tempat pengasingan ibuku?”
Bab Populer