Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Akad Dadakan: Suami Penggantiku Ternyata Sultan

Akad Dadakan: Suami Penggantiku Ternyata Sultan

Bukan hanya skincare, tapi juga fashion, F&B, dan lifestyle brands. Dengan penuh semangat, Isvara berdiri di ujung meja, menjelaskan visi kampanye terbaru. Tangannya bergerak dinamis, matanya berkilat penuh determinasi. “Kita harus buat cerita yang menyentuh hati. Bukan hanya menunjukan produk, tapi membuat orang ngerasa terhubung dengan brand ini. Kita jual experience, bukan sekadar barang,” ujar Isvara dengan nada tegas namun menginspirasi.
10158.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 5.1K Beses bilang building a story brand
Read
+Library
Our Story

Our Story

"Eh, gue juga udah bawain boba special buatan mama gue buat lo, Kebo." Aira melebarkan matanya menatap minuman boba di depannya. Demi apa, pikirnya. "Hah? Mama lo buat sendiri? Demi apa, dia multitalenta bangat, sih?" Daffa terkekeh geli melihat raut gemas dari wajah Aira. "Bukan gue yang nyuruh, dia inisiatif sendiri mau bikinin buat lo. Mama gue emang dari dulu suka masak, sih, dan bikin makanan minuman yang lagi trend tiap tahunnya."
106.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 121 Beses bilang building a story brand
Read
+Library
Istri Buat Om Duda

Istri Buat Om Duda

"Buat rapat ini, dan... buat yang lainnya juga." Di ruang rapat, Lintang berdiri di depan para eksekutif. Ia mulai presentasi tentang revitalisasi brand. Tapi kali ini, ada yang berbeda. Biasanya, ia bicara dengan dingin dan fakultatif. Kali ini, ada semangat baru dalam suaranya. "Brand kita bukan cuma tentang produk," Lintang menjelaskan, matanya berbinar. "Tapi tentang cerita. Cerita tentang keluarga. Tentang momen-momen sederhana yang jadi berharga."
105.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 158 Beses bilang building a story brand
Read
+Library
Investor Asing

Investor Asing

Wanita itu melanjutkan— “Jika benar… kami ingin memastikan bahwa karakter tersebut konsisten dengan market kami.” Soraya menyandarkan tubuhnya perlahan. Tatapannya kini lebih dalam. Lebih penuh perhitungan. “Kalau itu yang Anda khawatirkan…” Ia tersenyum tipis. “Saya justru yakin… itu akan menjadi kekuatan utama kita.” Hening sejenak. Lalu, dengan nada yang lebih pelan—namun penuh arti, Soraya menambahka “Karena tidak semua brand… punya ‘cerita’.”
784 viewsOngoingIdinagdag sa Library 30 Beses bilang building a story brand
Read
+Library
Transaksi Hati Ibu Pengganti Anak Presdir

Transaksi Hati Ibu Pengganti Anak Presdir

Sesekali mengetuk pena di atas buku catatannya, tapi tidak ada amarah dalam gerakannya. “Divisi bagian marketing,” katanya kemudian, “strategi digital kalian cukup bagus, tapi coba pertimbangkan juga pendekatan storytelling di media sosial. Produk kita bukan cuma angka. Kita harus bikin orang merasa punya hubungan dengan brand kita.” Semua kepala langsung menoleh. Beberapa karyawan saling berbisik pelan, komentar seperti itu jarang sekali keluar dari mulut Randy.
9.896.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.9K Beses bilang building a story brand
Read
+Library
Seumur Hidup Itu Lama Lebih Baik Menjanda

Seumur Hidup Itu Lama Lebih Baik Menjanda

Media sosial adalah etalase digitalnya, mesin marketing yang harus ia kuasai, sekaligus perisai yang melindungi si kembar dari interaksi fisik yang melelahkan. Aya sadar, di pasar online yang jenuh—di mana setiap orang menjual cookies dengan kemasan menarik—ia tidak bisa hanya menjual kue. Semua orang menjual kue. Ia harus menjual kisah, ia harus menjual integritas, ia harus menjual keterikatan emosional (emotional brand building). Ia harus mengambil trauma hidupnya yang pahit dan mengubahnya menjadi narasi marketing yang tulus dan jujur, sebuah narasi yang resonan dengan ribuan ibu lain yang juga berjuang.
101.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 56 Beses bilang building a story brand
Read
+Library
Ketika Takdir Menyapa

Ketika Takdir Menyapa

Ia memulai dengan menjelaskan tren media sosial yang sedang berkembang, cara memanfaatkan storytelling untuk memperkuat brand engagement, hingga pentingnya kolaborasi dengan content creator yang memiliki nilai sejalan dengan perusahaan. Suasana rapat berubah hening ketika ia menjelaskan rencananya menampilkan wajah-wajah pelanggan dalam kampanye digital, sebagai bentuk apresiasi dan kedekatan emosional dengan publik. Setelah Saras selesai, Pak Handika mengetuk-ngetuk meja ringan dengan jarinya, tanda sedang berpikir. “Menarik,” katanya akhirnya. “Pendekatan ini lebih manusiawi. Saya suka cara kamu menempatkan pelanggan sebagai bagian dari cerita, bukan sekadar target pasar.”
1010.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 429 Beses bilang building a story brand
Read
+Library
Menikahi Bos Aroganku

Menikahi Bos Aroganku

Gesa takut Evan masih sama seperti dulu, selalu mematahkan argumennya di depan banyak orang. Gesa memberanikan diri mengangkat tangannya. "Ya, Gesa, silakan!" "Kalau saya pribadi lebih condong ke strategi storytelling. Jadi kita tidak hanya menjual produk, tapi juga membuat pembaca merasa terikat secara emosional dengan produk kita. Contohnya, kita buat konsep produk kita selalu hadir di momen-momen berharga atau bahkan momen-momen kecil, momen yang menyentuh dan mengharukan. Mungkin ini lebih berkesan untuk audience."
992 viewsOngoingIdinagdag sa Library 37 Beses bilang building a story brand
Read
+Library
OUR STORY

OUR STORY

Tapi yang jelas dunia bernama 'ATLAS' yang L sebutkan tidak sama dengan 'BUMI' yang mereka ketahui. Lebih tepatnya 'ATLAS' itu seperti dongeng pengantar tidur yang sering orang tua ceritakan pada anaknya. Dunia khayalan yang tidak mungkin menjadi nyata. Tapi apa yang mereka alami membuktikan bahwa dunia khayalan itu benar ada nya. Tapi mengapa L membawa kami kesini? Ada banyak pertanyaan dibenak Raymond, salah satunya alasan mengapa L mengirim surat serupa pada kami. Surat yang mengatakan disini kami akan menemukan orang terpenting dalam hidup kami.
102.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 80 Beses bilang building a story brand
Read
+Library
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status