Psychofagos: Pemakan Jiwa
pertanyaan yang terlintas dalam pikiran Vee ia lontarkan.
“Sudah kubilang, kan? Tak ada lagi yang peduli tentang buku ini. Tak ada lagi yang berniat membaca buku ini. Seperti sebuah benda yang sudah tak lagi berguna, berdebu, dan mungkin akan habis dimakan usia.” Mata Lava melirik ke arah fisik buku yang ia genggam tersebut, di mana terdapat banyak goresan, sobek, debu, bekas basah dan lain-lain yang membuat kesan tak terurus buku tersebut semakin terasa. “Bahkan aku menemukannya di gudang bersama barang-barang lain saat aku masih kecil. Semenjak itu, aku sudah belajar untuk membaca buku ini.”
Lava kembali ke topik utama. “Kita harus mempunyai beberapa bahan untuk membuka gerbang menuju Naga
Hot Chapters