Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tuan Martin, Berhenti Menggodaku

Tuan Martin, Berhenti Menggodaku

“Sudah pasti dia tergila-gila pada istrinya.” Martin tersenyum semakin lebar. “Benar, saya tergila-gila pada istri saya dan saya sangat mencintainya.” Bu Kartini menatap jendela dan seperti sedang mengambil jeda untuk berbicara. “Aku sudah bercerai dengan suamiku 20 tahun yang lalu,” ucap bu Kartini membuka pembicaraan yang sepertinya akan sedih. “Tisu,” ucap Martin sembari menatap kantong kresek yang berada di hadapannya.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 380 kali sebagai buku ra kartini
Baca
+Pustaka
Antara Cinta dan Keyakinan

Antara Cinta dan Keyakinan

Jason sedikit mengernyit, secara intuitif dia merasa ada sesuatu yang tidak beres, tetapi sekeras apapun dia berpikir, dia tidak bisa menemukan apa yang salah. Di meja makan, Sonia mencoba mengobrol dengan Maria berulang kali, tetapi diabaikan olehnya. Lukisan terkenal seharga enam ratusan juta yang dibeli Sonia ditelakkan begitu saja di dekat kakinya oleh Maria. Gelang perdamaian yang aku rajut sendiri diikatkan di pergelangan tangan Maria dan wajahnya dipenuhi kepuasan. “Chelsea, dari tampilan hadiahmu aku tahu kamu sangat tulus, tidak seperti orang-orang yang menggunakan uang haram untuk menipuku.”
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai buku ra kartini
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

“Itu... aku?” Salah satu bayangan membalas, “Kau adalah salinan dari narasi yang terus ditulis ulang. Kau bukan versi pertama. Tapi versi yang dimenangkan.” Di perpustakaan ini, mereka menemukan: Kitab Awal: Sebuah buku yang tak bisa dibuka, berjudul Pesantren Sebelum Tinta. Papan Sandi: Dinding batu dengan pola kombinasi 13 nisan.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai buku ra kartini
Baca
+Pustaka
BUKAN KISAH CINDERELLA

BUKAN KISAH CINDERELLA

"Apa?!" Avram bangkit. Lelaki yang hampir nihil dalam urusan mengekspresikan diri itu tak bisa menghindari rasa terkejutnya kali ini. Sementara Tej tak berniat mengeraskan suara sama sekali. Ia setia pada lirih, sedikit berhati-hati. "Bunuh diri. Ada surat terakhir yang berisikan tentang permintaan maafnya terhadap putri tercinta. Karina sukses mencuri iba seluruh masyarakat," jelasnya dalam satu tarikan napas.
6.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai buku ra kartini
Baca
+Pustaka
Cinta Romantis Bagaikan Buih

Cinta Romantis Bagaikan Buih

Kualitas kertas yang di lantai sama dengan surat yang ditinggalkan Chinta. Ravi memindahkan buku yang tersisa di ruang baca ke kamar tidur dan menulisnya terus selama beberapa hari. Saat ini, kehilangan makna waktu. Ibu Ravi dengan menangis berkata: “Chinta tidak mau menemuimu, apa gunanya kamu menulis surat minta maaf serumah? Kamu harus bilang langsung ke dia.”
15.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 412 kali sebagai buku ra kartini
Baca
+Pustaka
EUFORIA

EUFORIA

Mungkin ada kepastian yang terpancar dari bola mata Carissa. Oleh karena itu, aku pun mengangguk pelan menyetujui kata-katanya. “Baguslah.” Dia pun melepaskan daguku dan mulai menarik napas dalam. “Pertama, lihatlah buku ini, Adrian.” Kini, mataku menatap buku di tangan Carissa. Mulai dari sampul, nama pena yang tertera, hingga judulnya. “Lelaki dan Kehidupannya. Ini adalah buku yang kamu tulis sendiri, Adrian. Sekarang, coba buka halaman pertama.”
1013.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 511 kali sebagai buku ra kartini
Baca
+Pustaka
Cinta yang Tak Terpatahkan

Cinta yang Tak Terpatahkan

tanya Yui pada akhirya. “Oh, benar. Aku ingin memberikan ini kepadamu.” Mika mengeluarkan tumpukan buku dari tas yang ia bawa. Yui membaca judulnya— semua buku itu adalah buku yang berisi soal-soal untuk persiapan ujian mereka yang akan datang. “si bodoh itu membuatku lupa tujuan awalku ke sini.” dia masih saja bergumam tidak jelas. “Jika kau ingin menyerahkan buku ini padaku, kau bisa melakukannya nanti, kenapa harus repot-repot ke sini?”
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai buku ra kartini
Baca
+Pustaka
Pendekar Kujang Emas

Pendekar Kujang Emas

Ia lagi-lagi meringis ketika tangannya yang patah kembali terasa. Pria itu mengambil sebuah kitab berukuran cukup tebal, lalu memberikannya pada Kartasura. “I-ini kitab yang kau cari.” “Kerja bagus. Selama kau tidak berteriak atau melawan, nyawanya akan selamat.” Kartasura mengingatkan, memberi tanda pada kumpulan kelelawarnya untuk berkurumun di dekat pria itu. Pria berikat kepala hitam itu menatap ketakutan. “A-apa yang ingin kau lakukan padaku? Bukankah aku sudah memberikan kitab yang kau cari?”
9.4224.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.7K kali sebagai buku ra kartini
Tampilkan Ulasan (51)
Baca
+Pustaka
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
MADried Couple (Indonesia)

MADried Couple (Indonesia)

sahut Kara sambil membetulkan topinya yang hampir lepas tertiup angin. “Ah Kara… saya jadi pengen main ke rumah kamu.” Kara terkekeh kecil, “Pokoknya Bu Karin bilang aja kalo semua buku ini udah di baca, nanti saya pinjemin buku-buku yang lainnya.” “Bener ya?” tantang Karin sambil memeluk buku-bukunya. Kara pun mengangguk lalu melepas kardigannya untuk menutupi bahu Karin karena angin berembus lumayan kencang di taman ini.
5.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai buku ra kartini
Baca
+Pustaka
Setelah Tiga Tahun Berpisah

Setelah Tiga Tahun Berpisah

pinta Rista dengan merebut buku tulis yang berukuran jumbo dari bawah tangan Mira. "Mira!" ucap Rista dengan melotot saat buku Mira sudah berpindah ditangannya. Ia membolak balikkan lembaran demi lembaran kertas menatap kagum gambaran indah dan terlihat sempurna meski tanpa warna. Buku itu memang Rista yang memberi, katanya untuk mencatat hasil penjualan Mira tetapi nyatanya cuma berisi gambaran-gambaran yang mengejutkannya.
1027.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai buku ra kartini
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status