Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Merajut Asa

Merajut Asa

Haru memenuhi ruang hatinya. Diletakkannya kembali buku berwarna hijau tersebut dan bergeser ke lemari sebelah kanan. Buah pikiran Kierkegaard, Nietzsche, Sartre, Dostoevsky, Heidegger, Merleau-Ponty, dan tokoh lain dari berbagai aliran filsafat meramaikan jajaran bukunya. Sebuah lengkungan tercipta di bibir Jovita, teringat kesan pertamanya saat bertemu Joseph. Pria itu lebih mirip pemain band dibanding pecinta buku-buku filsafat berat seperti ini.
1062.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang buku sebelum filsafat
Ipakita ang mga Review (64)
Read
+Library
Moy
Terima kasih sudah membuat bacaan yang luar biasa. Saya benar2 hanyut dalam ceritanya, karena ceritanya benar-benar hidup, tidak mudah ditebak dan pembaca bisa merasakan dilokasi yg ada dalam cerita. Sungguh serasa baca living books dengan asupan subjek bidang psikologi. Dan ternyata ini kisah nyata
asta
Hampir satu tahun istirahat, jeda di Bab 68. Begitu balik untuk menyelesaikannya, untuk mengisi waktu berpuasa, ternyata isi ceritanya berubah. Saya belum menyelesaikan cerita sebelumnya. Saya mengingatnya tentang seorang ibu satu anak yang diceraikan dan tinggal bersama keluarga Swedia di US. (-_-)
Basahin ang Lahat ng Review
"* Kehormatan Ku Hilang Di Bangku SMA.*"

"* Kehormatan Ku Hilang Di Bangku SMA.*"

Rina mulai melihat dunia dari perspektif yang lebih luas, dan ini membantunya untuk berpikir kritis dalam menghadapi ujian. Suatu hari, saat sedang belajar di perpustakaan, Rina menemukan sebuah buku tentang filosofi. Buku itu menarik perhatiannya karena berisi banyak pemikiran yang dalam tentang kehidupan, kekuatan pikiran, dan makna kebahagiaan. Ia memutuskan untuk meminjamnya dan membaca setiap kali ada waktu luang.
101.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 39 Beses bilang buku sebelum filsafat
Read
+Library
Memoar Rasa

Memoar Rasa

Buku itu memiliki makna tersendiri bagiku. Bagaimana tidak, sebuah karya sastra dan filsafat dipadukan dalam buku itu. HAH? APA?! disatukan? Tentu saja, kalian terkejut kan? Aku pun merasakan hal tersebut pada awalnya. Namun saat aku menyelam lebih dalam, aku baru mengerti makna dan tujuan dari buku itu.
2.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 59 Beses bilang buku sebelum filsafat
Read
+Library
Terjerat Cinta Mahasiswa Abadi

Terjerat Cinta Mahasiswa Abadi

Yuda pergi meninggalkan Lusi yang menangis. Naima membersihkan kamarnya dari debu, cukup lama kamar itu tidak di huni, semenjak dia pindah ke apartemen. Rangga tidak berniat membantu, dia asik melihat koleksi buku Naima yang berjejer rapi di sebuah rak besar. Sudah setengah jam dia mencari-cari, tak satupun dari buku itu yang menarik perhatiannya. "Semuanya buku filsafat, bahkan tak satu pun komik menyelip di sini." Rangga merebahkan dirinya di atas kasur, ia berbaring dengan nyaman.
9.327.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 835 Beses bilang buku sebelum filsafat
Read
+Library
Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

ucap Ani "Kitab tersebut ada satu yang diturunkan dari Dewi Naga Awal mula Cosmos Dragon kepada 30 Muridnya. Karena sangat berbahaya ke 30 itu membaginya menjadi 30 bagian dan mereka menyimpannya. 15 Disimpan oleh 15 Dewa tertinggi dan 15 lagi berhasil dicuri seseorang dan disebar keseluruh Penjuru Alam semesta. “Sebenarnya Kitab itu tidak hanya mempelajari Ilmu silat tetapi juga filsafat kehidupan Tentang Hak dan Kebathilan Kebenaran dan Kejahatan.” ucap Yuki Motto
103.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 133 Beses bilang buku sebelum filsafat
Read
+Library
Ikatan Darah dan Giok Anora

Ikatan Darah dan Giok Anora

imbuh Sebastian sambil menutup buku itu dan menaruhnya di atas meja di depannya. “Buku apa saja?” tanya Anora penasaran. “Beberapa buku pelajaran, sejarah, dan mitologi seperti ini,” ucap Sebastian mengingat-ingat apa saja buku yang saat itu dia bawa ke gudang. ‘Apakah ini sebuah pola? Atau hanya acak?’ batin Anora bertanya-tanya.
856 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 26 Beses bilang buku sebelum filsafat
Read
+Library
7 HARI SEBELUM REUNI: Misi Mantan Terindah

7 HARI SEBELUM REUNI: Misi Mantan Terindah

"Apartemen kami dipenuhi buku. Terutama matematika dan filsafat." "Klasik Faris," Alya tersenyum tanpa sadar. "Dia selalu memaksaku membaca buku-buku filsafat berat saat SMA. Aku lebih suka novel roman, tentu saja." "Benar-benar berlawanan, ya?" Dika tertawa kecil. "Seperti kutub utara dan selatan," Alya mengangguk. "Tapi mungkin itu sebabnya kami... bertahan cukup lama."
101.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 39 Beses bilang buku sebelum filsafat
Read
+Library
Finding the Sun (Bahasa Indonesia)

Finding the Sun (Bahasa Indonesia)

Sejujurnya dia tinggal di kosan dekat kampus, namun hari ini ibunya meminta untuk pulang sebentar. Satria menaiki tangga menuju lantai dua. Dimasukinya kamar yang sudah menemaninya hingga tahun lalu. Kamar satria penuh dengan buku-buku. Buku filsafat, sejarah, kontroversi bahkan manga semua ada di kamar satria. Di dinding dekat meja belajarnya terdapat peta dunia yang dipenuhi foto dan tulisan penelitiannya. Kamar Satria tergolong rapi meskipun banyak buku menumpuk di sana.
108.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 258 Beses bilang buku sebelum filsafat
Read
+Library
TEKANAN BATIN SEORANG ISTRI

TEKANAN BATIN SEORANG ISTRI

Pria itu membacanya lagi, meski sudah hafal setiap kata. Salah satu sipir lewat dan menyapanya. “Rangga. Anda dikirim buku dari luar. Nggak ada nama pengirim, cuma ada tulisan Semoga kamu tetap hidup di dalam meskipun di luar sudah mati.” Rangga menerima buku itu. Matanya menelusuri sampulnya, sebuah novel filsafat klasik. Rangga membuka halaman pertama. Di sana ada secarik kertas, tulisan tangan rapi,
101.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 27 Beses bilang buku sebelum filsafat
Read
+Library
Tersimpan dalam Diam

Tersimpan dalam Diam

Perasaan aneh mengalir dalam dirinya—campuran antara terkejut, bingung, dan sesuatu yang belum bisa ia pahami sepenuhnya. "Gue nggak nyangka lo bakal tertarik sama filsafat," kata Alana akhirnya, mencoba terdengar biasa saja. Alfa menutup bukunya perlahan. "Gue juga nggak nyangka." Alana mengernyit. "Terus kenapa lo baca?" Sejenak, Alfa hanya menatapnya, lalu mengangkat bahu. "Lo sering ngomong pakai teori filsafat. Gue cuma penasaran... apa yang sebenarnya ada di kepala lo."
846 viewsOngoingIdinagdag sa Library 27 Beses bilang buku sebelum filsafat
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status