Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Bara menjelaskan, tatapannya sedikit berkilat. “Leluhur mereka konon tabib keraton, menyimpan kitab penyembuhan yang tak pernah dipublikasikan. Bukan sekadar resep—tapi filosofi. Cara pandang tentang tubuh, jiwa, dan keseimbangan hidup.” Zayyan ikut menajamkan telinga. Ruangan seolah berubah atmosfernya; seakan mereka tidak lagi duduk di kantor modern, tapi di tengah lorong waktu, dipenuhi bayang-bayang masa lalu.
10139.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.9K Beses bilang buku sebelum filsafat
Ipakita ang mga Review (17)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Dinlea
novel ini bagus ceritanya.. cm terkadang ada rasa utk menskip krn bahasa yg digunakan terlalu bagus.. shg aku yg kurang pandai ini lebih suka bahasa yg langsung tp the poin dari cerita. tanpa perumpamaan.. maaf y Thor mksh
Basahin ang Lahat ng Review
DENDAM ISTRI YANG TERKHIANATI

DENDAM ISTRI YANG TERKHIANATI

Ia bangkit dari kursi, matanya yang masih merah namun sudah lebih tajam, mulai menyapu ruangan kerja itu dengan saksama. Ia berjalan perlahan, jari-jarinya menyentuh punggung buku-buku hukum tua, koleksi filsafat, dan laporan bisnis bertahun-tahun. Sampai akhirnya, pandangannya tertuju pada satu baris rak buku khusus di sudut paling dalam, dekat dengan jendela. Rak itu tampak berbeda, buku-buku di sana lebih tua, sampulnya bukan dari kertas atau karton, melainkan dari kulit.
518 viewsOngoingIdinagdag sa Library 10 Beses bilang buku sebelum filsafat
Read
+Library
Kekasih Hatiku Sang Tokoh Kedua.

Kekasih Hatiku Sang Tokoh Kedua.

ia membatin. Elaria melangkah pergi, meninggalkan perpustakaan dengan perasaan campur aduk antara cemas dan harapan. Beberapa hari kemudian, Kaelion Vaelhardt kembali ke perpustakaan istana. Pikirannya dipenuhi urusan kerajaan, namun ada sesuatu yang menariknya ke sana. Mungkin kebiasaan, atau mungkin... firasat. Ia berjalan lurus ke rak favoritnya, menemukan buku filsafat kuno itu. Tangannya meraih buku, memegangnya.
102.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 62 Beses bilang buku sebelum filsafat
Read
+Library
Suratan Takdir Sang Anak Paranormal

Suratan Takdir Sang Anak Paranormal

Jika belum, sebaiknya tidak berangkat. Dalam filosofi Bugis, seperti yang selalu diajarkan oleh nenek saya, sebelum berangkat ke mana pun, melihatlah Anda telah tiba terlebih dahulu. Tiba Sebelum Berangkat . Kata Nenek jika kau pergi pergi, sebelum berangkat kau melihat dirimu dengan kemenangan.
108.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 247 Beses bilang buku sebelum filsafat
Read
+Library
Series Hutan Larangan

Series Hutan Larangan

Akibat dari tak bisa menahan diri puluhan tahun silam, menimbulkan masalah panjang sampai sekarang. Lelaki berambut sebahu itu juga berdiri, lalu memakai kausnya yang ada di antara seprei yang berserakan. Ia masuk begitu saja ke kamar putranya. Melilhat aneka buku-buku tebal yang berderet rapi. Bacaan berat, sama sepertinya dulu. Hobi yang menurun deras pada sang anak. Bagus ambil salah satu buku yang dulu belum pernah selesai ia baca. Sebuah buku filsafat yang butuh pemahaman mendalam. Ia bawa buku itu, lalu duduk di dapur menemani Ana memasak beberapa potong daging.
1050.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang buku sebelum filsafat
Read
+Library
Tiba-Tiba Menikah!

Tiba-Tiba Menikah!

Buku itu merupakan buku filsafat karya Aristoteles, salah satu dari Trio Filsuf Yunani. Treeng! Suara nyaring tiba-tiba terdengar dari luar ruangan Edgar, seperti ada seseorang yang tak sengaja menendang kaleng kosong. Di samping itu pula, Edgar melihat sekilas bayangan hitam yang lewat melalui jendela ruangannya. 'Seperti ada seseorang di luar? Siapa, ya?' batin Edgar bertanya-tanya. Karena rasa penasarannya, akhirnya Edgar bangkit dari kursi dan berinisiatif untuk mengecek keadaan di luar ruangannya.
1010.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 388 Beses bilang buku sebelum filsafat
Read
+Library
Mencari Cinta Sejati

Mencari Cinta Sejati

Bangunan sederhana itu berdiri kokoh, dengan cat putih yang sudah mulai mengelupas, namun terasa hangat menyambut siapa saja. Di dalamnya, Ambar menemukan sebuah ruangan khusus: rak-rak berisi buku-buku gratis—mulai dari dongeng rakyat, sastra klasik, hingga filsafat. Ia menyentuh sampul-sampul buku itu, seakan menyentuh lembaran-lembaran hidup yang baru. Untuk pertama kalinya, Ambar duduk di bangku kayu sederhana, membuka sebuah buku filsafat, lalu menundukkan kepala.
10852 viewsOngoingIdinagdag sa Library 20 Beses bilang buku sebelum filsafat
Read
+Library
Istri Manis Tuan Jicko

Istri Manis Tuan Jicko

Agnes berkata ketus. Ameera melipat buku teori kedokteran yang dibacanya. Karya filsafat agung dari barat era tahun 1600-an. Buku itu diletakkan di meja samping ranjang. Buku yang pernah dicetak semasa pemerintahan Aleksander Agung di Alexandria atau Iskandariyah. Tetapi jelas bahwa buku itu telah dicetak dengan versi terbaru. “Aku tidak butuh kata-kata itu. Lebih baik kamu simpan dan jangan pernah mengatakannya sama sekali!” Ameera membalas dengan nada dingin. Dia menghela napas pendek.
105.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 192 Beses bilang buku sebelum filsafat
Read
+Library
My Posessive Boyfriend [Indonesia]

My Posessive Boyfriend [Indonesia]

Inilah ruangan favoritnya di rumah, ruang di mana hanya ada dia dan nostalgia. Ada banyak sekali buku usang dalam rak, sebagian besar buku filsafat. Namun diantara buku filsafat itu ada buku mewarnai edisi tahun 75-an. Sebuah kekontrasan yang mengundang ingatan Tiffany untuk kembali pada masa-masa itu.
107.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 297 Beses bilang buku sebelum filsafat
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Tapi ia mengulurkan tangannya ke arah kitab di tengah ruangan. Kai menyentuhnya, meski udara menolak. Namun sesuatu terjadi. Kitab itu mulai membuka sendiri. Isi Kitab: Dunia Sebelum Cerita Yang tertulis di dalamnya bukan bahasa manusia biasa. Tapi kalimat-kalimat yang berubah-ubah tergantung siapa yang membacanya. Lena membaca: “Sebelum ada huruf, ada suara. Dan sebelum ada suara, ada niat. Pesantren ini dibangun sebagai titik temu antara niat dan narasi.”
2.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 92 Beses bilang buku sebelum filsafat
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status