Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terpikat Hasrat CEO Dingin

Terpikat Hasrat CEO Dingin

Dia pernah menyebut kamar ini, tapi aku tak pernah menyangka akhirnya akan masuk ke dalamnya—malam ini. Begitu pelayan membukakan pintu dan pergi, aku melangkah masuk dengan ragu. Dan terpaku. Dindingnya abu gelap, langit-langit tinggi dihiasi lampu gantung industrial yang menggantung tenang. Di sisi kiri, sebuah rak buku tinggi menjulang dengan deretan buku yang sebagian besar tentang bisnis, teknologi, dan politik. Namun, di pojok bawah, terselip satu-dua novel filsafat. Aku tersenyum kecil.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as buku sebelum filsafat
Read
+Library
Merebut Hati Suamiku

Merebut Hati Suamiku

Setidaknya hormatilah aku sebagai perempuan,' batinku nelangsa. Setelah makan malam aku langsung masuk kamar, badanku masih pegal-pegal karena perjalanan tadi. Niatnya ingin berendam air hangat, tetapi malah mataku terpaku pada deretan buku yang di tata tapi pada rak di pojok kamar. "Wah, lumayan itu kalau aku baca-baca." Tanganku menelisik satu persatu buku. Sebagian besar adalah buku filsafat, novel islami, dan sisanya kitab. Tanpa pikir panjang aku mengambil salah satu novel di sana dan berniat membacanya.
1063.3K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as buku sebelum filsafat
Read
+Library
So Hard in Loving You

So Hard in Loving You

“Wah, kau memikirkan daun ini sampai sedalam itu? Aku tahu kau pintar dan suka membaca, tetapi jarang sekali kutemui orang yang menyukai seni juga bisa mendalami sebuah filosofi.” “Jangan salah, El. Kau tahu bukan, keseluruhan isi buku tidak bisa dilihat hanya dari sampulnya saja. Malah biasanya orang yang menyukai seni lebih bayak memiliki filosofi hidup tersendiri. Biar kutebak, kau pasti kagum ‘kan pada kalimatku barusan?”
102.7K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as buku sebelum filsafat
Read
+Library
Dalam Dekap Hangat Pak Profesor

Dalam Dekap Hangat Pak Profesor

Debu-debu halus melayang di udara, memberikan kesan magis dan timeless. Sasha melangkah masuk dengan takjub. Ia merasa seperti Belle yang baru saja menemukan perpustakaan Beast. Jari-jarinya menelusuri deretan buku filsafat, sejarah, dan sastra klasik. Tidak ada novel picisan di sini. Semuanya adalah karya berat yang menuntut pemikiran mendalam.
9.421.7K viewsCompletedAdded to Library 608 Times as buku sebelum filsafat
Read
+Library
Senja Kian Memudar

Senja Kian Memudar

Pucuk dicinta ulangpun tiba Gita segera menyusul ke arah tempat gue. Dengan gaya khas dia yang pendiam, nundukin kepala sambil tersenyum dengan 5 jari. "Lu serius dari tadi enggak nemu tuh buku? Perasaan materi itu mudah kok, di setiap pengantar filsafat pasti ada selipan tentang filsafat."
103.3K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as buku sebelum filsafat
Read
+Library
Istri Kecilku

Istri Kecilku

"Mas! Gila ya! Heidegger dari mana! Itu buku yang Mas pegang judulnya 'Kumpulan Resep Masakan Nusantara'!" ​Aksara melirik buku di tangannya. Benar saja, ia salah ambil rak. Ia memegang buku bergambar rendang padahal tadi ngomongin eksistensialisme. Aksara langsung menutup buku itu dengan wajah lempeng tanpa dosa. ​"Yah... filsafat memasak juga penting, Diana. Itu namanya seni bertahan hidup," jawab Aksara santai, meski telinganya mulai sedikit memerah karena malu.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as buku sebelum filsafat
Read
+Library
PEMBALASAN DEWA MAUT

PEMBALASAN DEWA MAUT

Tetapi bagaimana jika jawabannya tidak terletak pada sejarah manusia, melainkan pada sejarah bumi itu sendiri? Pikiran itu memicu sebuah gagasan. Ia bangkit dari kursinya, gerakannya kaku karena terlalu lama duduk, dan berjalan menuju bagian perpustakaan yang paling jarang dikunjungi: arsip geografi dan kosmologi pra-peradaban. Rak-rak di sini lebih berdebu, gulungan-gulungannya lebih rapuh. Ia menarik sebuah naskah tebal yang dijilid dengan kulit reptil purba, berjudul ‘Gema Purwana’.
103.0K viewsCompletedAdded to Library 120 Times as buku sebelum filsafat
Read
+Library
Setelah Masuk Ke Novel, Aku Mengubah Takdirku

Setelah Masuk Ke Novel, Aku Mengubah Takdirku

Setelah duduk nyaman, Ivy mengeluarkan buku bersampul tebal pemberian dosen Filsafatnya itu dari dalam tas. Namun, begitu membuka halaman pertama, dahi Ivy langsung berkerut dalam. Buku berjudul "Many Lives, Many Masters" itu ternyata merupakan cetakan edisi orisinal yang sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris. Sebagai mahasiswi jurusan Sastra, Ivy sebenarnya tidak terlalu asing dengan kosakata asing. Namun, buku karya dr. Brian Weiss ini bukanlah novel fiksi biasa. Halaman pertamanya langsung dibuka dengan narasi ilmiah yang dipenuhi istilah-istilah psikologi klinis, psikiatri, dan kedokteran yang cukup berat.
101.3K viewsCompletedAdded to Library 38 Times as buku sebelum filsafat
Read
+Library
Kupinang Mantan Istriku

Kupinang Mantan Istriku

Ayudia menggeleng, mengusir semua pikiran buruk. Ia sendirian di ruang kantor, ia membaca buku filsafat. Ia sangat gemar membaca, berbagai buku ia baca. Kalau memiliki uang lebih, Ayudia akan menyisihkan untuk membeli buku. Buku filsafat yang tengah ia baca adalah buku lama miliknya yang kembali ia baca untuk mengingat pengetahuan di dalamnya. Klunting ... Ponsel Ayudia berbunyi dari dalam tas, gadis itu segera membuka resleting tas dan mengambilnya. Ia pikir Pak Annan yang mengirim pesan tersebut. Tapi ternyata nomor baru.
1044.6K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as buku sebelum filsafat
Show Reviews (15)
Read
+Library
Ziza Ziz S
asikk cerita nya.. permulaan nya bikin kesel ama watak umi + abi + pameran utama..masing² selfish kasihan ayudia.. byk pengajaran yg bisa jd dukungan dlm cerita ini... sesungguhnya Allah SWT tidak akan membebankan hambanya sesuai dengan kudratnya sendiri....
Ainun Putri
sudah ada beberapa novel kubaca, alur ceritanya sama. hanya saja, para author nya mengemas kisahnya dengan alur sedikit berbeda-beda. Di mana suami istri berpisah dan si istri nikah lagi kemudian suami keduanya meninggal lalu kembali rujuk dengan suami pertama. menurutku ceritanya bagus.
Read All Reviews
Lord Harrington, Jangan Dekat-dekat!

Lord Harrington, Jangan Dekat-dekat!

Perpustakaan Kingsley tidak pernah benar-benar kosong. Tapi di lantai dua, di balik rak-rak buku filsafat kuno yang berdebu, ada sudut yang bahkan mahasiswa paling rajin pun jarang menyentuh. Benedict memilih tempat ini bukan karena nyaman, tapi karena di sini, mereka bisa melihat siapa pun yang masuk tanpa terlihat lebih dulu.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 115 Times as buku sebelum filsafat
Show Reviews (11)
Read
+Library
Luna Maji
Hai kakak kakak Luna disini. Makasih banyak buat yang setia menemani Rosemary sampai sejauh ini 🤍 Senang banget bisa berbagi cerita sama kakak. Kalau berkenan, Luna juga punya cerita baru berjudul Nona Hart, Tuan Earl Tak Mau Kau Pergi. Semoga kakak mau kenalan juga dengan mereka (⁠~⁠‾⁠▿⁠‾⁠)⁠~
Ryani
maaf thor. sempet negatif thinking.. hehe. . kebiasaan sblm baca sinopsisnya, liat gambarnya dl, tk kirain ini laki sm laki.. hehehe... masuk pustakan dl ya thor... baca kalau sdh bnyak bab nya... sering tdk sabar kl msh ongoing hrus nunggu update babnya
Read All Reviews
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status