Dua Kali Menjadi Rahim Pengganti
Aku segera menggeleng kepala, menghilangkan bayangan tidak-tidak yang berkelebat di kepala.
"Pak, sudah selesai pesanannya," ucapku pada pria itu.
"Bunga apa saja?" tanya Pak Ardi.
"Tulip, Lily dan Sedap Malam. Semuanya bunganya tahan lama, sedap malam yang menghasilkan aroma wangi. Paduan warna putih dari ketiganya, cocok jika disatukan di sebuah vas bunga," terangku panjang lebar.
"Aku sudah bisa melihat keindahannya," balas Pak Ardi sambil menatapku.