Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lie In Love (Dusta Dalam Cinta)

Lie In Love (Dusta Dalam Cinta)

Toko bunga pun sudah sepi pengunjung dan Zidan pun berjalan perlahan mendekati Kia yang terlihat masih sibuk menata bunga. "Apa masih banyak pekerjaan?" sapa Zidan ramah. "Sepertinya kamu menikmati waktu bersama gadis-gadis bau kencur tadi," sindir Kia. "Kalau mereka bau kencur, lalu kamu bau apa?" ledek Zidan. "Sudah tentu aku bau wangi!" jawab Kia dengan nada yang ketus.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai bunga dahlia lirik
Baca
+Pustaka
MEMBALAS HINAAN SUAMI DAN MERTUA

MEMBALAS HINAAN SUAMI DAN MERTUA

ujar Dahlia panjang lebar dengan nada mendayu dayu berusaha membuat Bima merasa tertarik padanya sambil tangannya memberikan secarik kertas bertuliskan nomor telepon miliknya. Gadis itu kemudian kembali membuka mulutnya. "Oh ya, saya boleh minta nomor telepon Bapak? Nanti kalau ada apa apa, saya kan juga bisa menghubungi Bapak. Jadi Dino dan Dini bisa lebih terawasi kalau kita sama sama memberikan perhatian.Ya, Pak?" sambung Dahlia sambil membuka ponselnya, menunggu Pak Bima menyebutkan nomor telepon miliknya.
1064.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai bunga dahlia lirik
Baca
+Pustaka
Cinta Sang Duda

Cinta Sang Duda

Sayangnya Kanaya mendapatkan Athalla saat dia menyandang status sebagai duda. Selesai acara resepsi, di dalam sebuah kamar hotel dengan taburan bunga yang paling lebay menurut Kanaya, siapa memangnya yang akan tidur di atas sampah kelopak bunga ini? Ranjang hanya ada satu. Tapi saat di kamar dan selesai mengganti gaunnya, dilihatnya Athalla merapikan tempat tidur dan membungkus bunga itu dengan seprai lapisan kedua kasur itu. "Aku tahu kamu tidak suka dengan ini. Semua karena orangtuaku."
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai bunga dahlia lirik
Baca
+Pustaka
Istri Rahasia Tuan Hagan

Istri Rahasia Tuan Hagan

**Satu minggu keudian** Belvara meraih satu bunga dahlia yang belum mekar sempurna. ‘Bunga ini awalnya kuncup lalu, mulai mekar perlahan, kumbang-kumbang berdatangan.’ gumamnya lirih, dan tangannya beralih pada Bunga dahlia yang lain, yang warnanya sudah mulai kecoklatan. ‘Lambat laun ia pun layu , kemudian membusuk. Kumbang pun meninggalkannya, dan beralih pada bunga lain yang baru mekar, mengedarkan harum semerbak.’ Belvara menghela nafas. ‘Seperti Pak Hagan. Mungkin baginya Aku sudah tak memikat lagi. Sialan!’
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai bunga dahlia lirik
Baca
+Pustaka
Dahlia, Ketika Istri Membalas

Dahlia, Ketika Istri Membalas

Kata Dahlia lirih "Kenapa papa tidak pernah membelaku, Pa? Kenapa papa selalu membela dia? Aku juga anakmu, Pa. Darah dagingmu. Aku jauh lebih mirip denganmu. Bahkan hanya aku satu-satunya anak yang bisa mendonorkan darahnya untuk mu. Masihkah kamu tidak membelaku?" Semua orang disana memandang sendu kearah Dahlia.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai bunga dahlia lirik
Baca
+Pustaka
DIA BUKAN BAPAKKU

DIA BUKAN BAPAKKU

“Baik, Bu. Assalamu’alaikum.” Farah cepat memasukkan ke tas. “Maaf ya, Bu. Nanti aja ya. Lila nangis di sekolah karena saya kelamaan jemput,” kata Farah langsung melaju meninggalkan Rundiah yang bengong melihatnya. ~~~~~~ Sampai di sekolah Lila, Lila belum keluar dari kelas. Kesempatan itu dimanfaatkan oleh Farah untuk menghubungi Nisma.
948 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai bunga dahlia lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status