Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Anak Kembarku dengan Kakak Ipar

Anak Kembarku dengan Kakak Ipar

tanya Bunga penasaran. Arisha menatap Bunga sekilas lalu kembali melihat buket bunga yang ada di tangannya. Kepala Arisha menggeleng menandakan ia tidak tau. “Gak tau,” jawab Arisha singkat. “Gak ada suratnya? Keren banget Mbak dapet bunga cantik gitu,” ujar Bunga.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai bunga font
Baca
+Pustaka
Sikap Suami Yang Berbeda Padaku

Sikap Suami Yang Berbeda Padaku

Apa yang membuat Bunga tidak menjauhinya setelah mengetahui rencana itu? Jika mengingat kembali masa lalu, Bunga bahkan mengatakan tidak ingin bertemu lagi dengan Ragil. Mengatakan kata-kata sinis untuk membalas pria itu dan sang Ibu. Hingga merutuknya saat Ragil dan Bu Jumi mencoba untuk menculik Mawar. Walaupun pada akhirnya Bunga memaafkan Ragil dengan membuat surat perjanjian yang membuat pria itu tidak akan bisa mengganggunya dan Mawar lagi.
1039.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 997 kali sebagai bunga font
Baca
+Pustaka
Dear, Pak Dokter

Dear, Pak Dokter

Handbouquet gerberra berada dalam genggaman tangan kirinya, sebuah buket bunga yang ia buat dengan keahlian tangannya merangkai bunga. Bunga gerberra melambangkan cinta yang tak terpisahkan, itulah mengapa Reanna memilihnya. Selain karena indah, juga terselip serangkaian doa; ia dan Nathan akan saling mencintai, dan takkan terpisahkan selamanya.
1019.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 749 kali sebagai bunga font
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menjadi Yang Kedua

Terpaksa Menjadi Yang Kedua

seru Raisa pada Laras yang saat ini tengah menemaninya. Tanpa ragu Laras mencium aroma yang keluar dari bunga tersebut, "Benar Nona! Wangi bunga ini sangatlah harum dan juga khas, tapi sayangnya aku tidak tahu apa nama bunga ini. "Bunga ini namanya bunga Lily Casablanca,” jelas Raisa. "Ternyata Anda cukup tahu mengenai beberapa bunga yang ada di sini," puji Laras. "Bukan begitu Ras, kemarin lusa Bu Titi telah memberitahuku tentang nama-nama bunga yang ada di sini. Tentunya lebih rinci dari yang kamu beritahukan sebelumnya," kekeh Raisa.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai bunga font
Baca
+Pustaka
KALIMAYA (Mencari Cinta Sejati)

KALIMAYA (Mencari Cinta Sejati)

Dia mengulurkan tangannya untuk menyalami Bunga, tetapi gadis itu tidak menyambutnya. Merasa kikuk dengan sikap gadis itu, Heru lalu mengulurkan bunga yang dibawanya, sekuntum bunga anyelir berwarna pink, dengan bagian dalam berwarna merah hati, dibungkus indah dengan plastik transparan dan diberi pita. Bunga itu pilihan bu Ratna, karena Heru tidak menyebutnya. “Wow… romantis juga kamu ya,” sambut Bunga tersenyum riang, pertanda dia suka. Saking senangnya, gadis itu langsung mengembangkan tangannya merangkul Heru, lalu mencium pipi Heru!
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai bunga font
Baca
+Pustaka
Menikahi Pria (tak) Sempurna

Menikahi Pria (tak) Sempurna

Di telepon dan dikirimi pesan tidak juga di balas. Kamalia bangkit dari duduknya kemudian melangkah ke halaman depan. Melihat-lihat tanaman bunganya. Ia suka sekali melihat bunga bugenvil yang mekar warna-warni. Ada warna putih, jingga, merah, dan merah muda. Meski tidak berbau wangi, tapi bunganya semarak dan tahan lama mekarnya. Saat motor Dev memasuki halaman rumah. Kamalia tersenyum lega. Ia mendekati suaminya dan bersamaan masuk ke dalam vila.
10413.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.5K kali sebagai bunga font
Baca
+Pustaka
Wanita Penjual Bunga

Wanita Penjual Bunga

Kenapa dunia ini seakan mempermainkan dirinya? "Ya, sekarang kau antarkan ini. Dia sudah menunggunya di rumah." Luxe memberikan bucket bunga itu pada Metha, "Ingat! Tidak boleh ada yang rusak ataupun patah! Saya sudah membuatnya dengan penuh hati-hati." Metha menatap bosnya tidak percaya. "Tapi, aku mengantarkannya dengan sepeda. Besar kemungkinan akan membuat bucket bunga ini agak sedikit kusut."
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai bunga font
Baca
+Pustaka
Mempermalukan Suamiku Di Resepsi Pernikahanya

Mempermalukan Suamiku Di Resepsi Pernikahanya

"Iya Elina. Betul kata Aish. Aku hanya ingin menghiburmu. Ini Bungan mawar untukmu." Mas Arka memberikan Bungan mawar yang tergelatak di meja. Bunga itu merah merona. Terdiri dari beberapa tangkai. Dengan daun hijau tua. Wanginya semerbak memenuhi ruangan. Mbak Elina pasti suka. "Maaf Mas. Aku tidak suka bunga mawar." Mbak Elina meletakan Bunga itu sembarangan. Wajahnya sangat datar.
1079.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai bunga font
Baca
+Pustaka
BUNGA KEDUA

BUNGA KEDUA

ujarku. “Ya sudah kalau begitu, nanti malam Mas akan mengantarmu,” ucap Mas Reno. Kini waktu yang di tunggu-tunggu telah tiba, dan aku sudah mempersiapkan semuanya dengan matang. Aku melihat Bunga datang dengan menggunakan gaun berwarna merah muda dan sedikit riasan yang sederhana namun tetap elegan. “Hai, Vera, Reno, sudah lama menunggu?” tanya Bunga saat menghampiri kami di sebuah lobi.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai bunga font
Baca
+Pustaka
Istri Kesayangan Mafia

Istri Kesayangan Mafia

Seperti ada angin ribut yang sekarang ini sedang meluluh lantahkan hatinya. Perasaan apa sebenernya ini karena Bunga merasa ia tidak bisa bernapas dengan benar, matanya berkaca-kaca, ia ingin menangis sekencang-kencangnya tapi bukan karena perasaan sedih melainkan karena rasa bahagia. Kedua tangan Angga merangkum wajah Bunga, mengangkatnya sedikit agar ia bisa melihat wajah cantik perempuan itu. “Bunga ... would you be mine?” tanya Angga, pria itu tampak serius.
1086.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai bunga font
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status