Lelaki Pilihan Surga
ujar Salma, tercengang.
“Iya, cokelat! Kenapa? Kamu kok kaget begitu?”
“Aku heran! Pertama, dia kasih bunga mawar merah. Sekarang, dia kasih cokelat. Apa dia tidak tahu, siapa yang dia kasih?”
Citra tersenyum, berbalik heran dengan ucapan Salma. “Maksud kamu apa Sal?”
“Ya tidak cocok saja, Cit. Kok muslimah kayak kamu diberi bunga mawar, diberi cokelat. Ya, enggak nyambung saja!”
Sikat na Kabanata