Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!
Dia bagaikan sekuntum mawar merah yang mekar.
Memikat, penuh gairah, dan cerah.
Namun, saat ini, dia bagaikan bunga yang layu, tanpa kehidupan.
Nayla menatapnya dengan kebingungan, betapa dia ingin Amanda segera membuka mata dan melihatnya.
Namun, napas Amanda sangat lemah, begitu lemah seolah-olah dia bisa meninggalkannya kapan saja.
"Amanda, bangunlah dan marahi aku, aku nggak terbiasa dengan melihatmu begini ...."
인기 회차