Hidup Kembali di Zaman Kuno
Cakra: (Nadanya berubah serius dan lirih) "Raka, ada satu hal yang ingin kusampaikan. Aku sudah tua. Dan jika takdir memanggilku di Benteng Petir, aku tidak ingin warisanku hilang."
Raka: "Adipati, jangan bicara seperti itu. Kita akan kembali dengan kemenangan."
Cakra: "Semoga. Tapi aku harus bersiap. Aku ingin Paduka berjanji, bahwa putra keduaku, Wisesa, akan Paduka didik dengan tangan sendiri. Wisesa memang bukan yang sulung, tapi dialah yang paling berbakat dalam mengatur dan mengurus tanah."
Cakra menatap Raka dengan tatapan memohon.
Hot Chapters