Pendekar Pedang Naga
“Aku hanya ingin menjadi kuat, agar aku bisa membalas dendam!”
Akhirnya, amarahnya meluap. Kael melompat turun dari batu itu, mengayunkan pedang kayunya ke segala arah. Serangannya cepat dan kuat, tetapi tanpa arah yang jelas. Setiap pukulan penuh dengan kebencian yang tak terkendali. Ia mengayunkan pedang kayunya dengan liar, seolah-olah bayangan pria bertato kalajengking merah ada di hadapannya.