TULPA
Karena itu, lebih baik aku segera menyelesaikan urusanku di sini.
"Ayo kita pergi," ujarku membuat Sang Imaji kembali terkekeh.
Tanpa berlama-lama, dia masuk ke dalam portal tersebut. Walau ragu, aku mencoba menyakinkan diri. Karenanya dengan menutup mata, aku ikut masuk ke dalam portal tersebut. Tidak ada suara, begitu hening. Walau begitu entah mengapa rasanya tubuhku sedang diputar dengan begitu kencang membuat perutku bergejolak ingin mengeluarkan isinya.
Hot Chapters