Bukan Rahim Pengganti
jawabnya sembari memberikan uang padaku, kusipitkan mata melihat tingkahnya kali ini.
"Apaan, sih, Ana! Saya bukan ibu kos yang jahat." Kutepis tangan dan uang yang Ana pegang.
"Jangan makan telur terus, nanti bisa timbul alergi," bujukku kali ini, kuambil telur yang sudah Ana campur dengan sayuran dari tangan Ana dan kubuang ke tempat sampah.
"Loh loh loh, Dok, kok, dibuang? Saya sudah susah payah bikin itu, Dok, susah payah saya mengingat cara bikinnya," kata Ana dengan nada marah.
Bab Populer