Sentuhan Panas Sahabat Suamiku
“Justru kau harus melakukannya, Valeria! Itu satu-satunya kesempatanmu! Begitu kau membuatnya malu, reputasinya akan hancur, tidak ada lagi wanita yang mau bersamanya sekalipun dia jadi duda. Dan wanita satu-satunya yang bisa dia pilih adalah kamu! Tidakkah kau berpikir, Valeria?”
Valeria menatap Elyssa bingung. “Tapi bagaimana caranya aku membuatnya malu? Gak mungkin kan aku membongkar perselingkuhan kami, itu sama aja aku menyebar aib sendiri.”
Elyssa melangkah lebih dekat. “Begini, bilang saja kau hamil anaknya! Dengan begitu, orang-orang akan langsung membelamu, Valeria. Gak peduli statusmu selingkuhan. Kenapa? Karena orang-orang gampang kasihan dengan wanita hamil.”