Kulakukan Demi Keluarga
ucap Mbak Karina.
"Mbak, biar aku bantu ngupasin buahnya!"
"Boleh!"
Aku mengambil pisau dari dekat wastafel, dan mengupas buah mangga gedong yang matang sepertinya sangat manis, dari tekstur dan aromanya yang harum.
"Sil, Mbak mau ngomong, tapi kamu jangan kecewa ya!"
"Ngomong aja Mbak!"
Mbak Karina menarik nafas dalam-dalam dan mengembuskannya perlahan, ku lihat dia menggigit bibirnya seperti nya dia ingin mengatakan sesuatu, namun dia sangat ragu,
Hot Chapters