Pembalasan Wanita Terhina
ucap Fitri lagi suara manja, wanita itu berharap libido Raihan naik dan segera membantunya keluar dari penjara, padahal yang sebenarnya, Raihan ingin muntah, tak berhasrat lagi lelaki itu pada wanita yang ada di depannya itu.
"Makin gila Kau Fit, maaf, Abang harus pergi sekarang, risih melihat kelakuanmu," ucap Raihan sambil berjalan keluar.
"Abang! Bang! Jangan tinggalkan Fitri Bang!"
"Berisik! Ayo masuk!" Sipir wanita menarik tangan Fitri agar masuk kembali ke dalam sel.
"Jangan kasar lah Buk, aku ini sedang hamil."
Capítulos em Alta