Cinta Si Kembar
Dia gemas saat melihat Maya berbicara sambil membentuk sudut segitiga kerucut.
“Ya, kami memang sama. Tepat sekali. Apa yang disukai kakakku, aku pun pasti akan menyukainya. Aku tidak akan melepaskan kamu, Maya. Seperti kakakku yang tidak akan melepaskan kamu, aku pun sama. Kami kembar yang memiliki keinginan sama. Jangan membantah, kalau kamu tidak mau dihukum oleh kami. Kamu menikah dengan kakakku, biarkan aku mengejar kamu sebagai kekasihku. Kamu tidak berhak menolak. Karena kami yang memutuskannya. Mengerti? Ah, aku suka sekali dengan bibirmu ini sayang!”
Maya membulatkan matanya dengan lebar, tangan dan tubuh mungilnya sudah di tarik ke pangkuan Rama.
Bab Populer