Dosenku Istriku
Ucapan pedas istriku ini membuat suster tak berkutik dan keluar meski dengan wajah sinis.
Aku terkekeh melihat ekspresi lucu Shiena yang jelas cemburu melihat suster tadi ingin menemaniku di kamar mandi. "Hehe Ibu cemburu, ya?" godaku sembari berusaha bangkit. Shiena dengan sigap langsung membantuku bangun kemudian mendudukkanku di atas toilet duduk di dekatku.
"Cemburu atau tidak cemburu, seorang istri tidak boleh memberikan sedikit pun kesempatan pada wanita lain untuk berdekatan dengan suaminya," sahut Shiena dengan nata tegas, tapi justru membuatku tertawa geli.