SALAH MASUK KAMAR CEO TAMPAN
Rasanya pengen kujambak, kubejek-bejek pria di depanku ini.
Apa dia tak memiliki hati untuk mengukur perasaanku, dia kekasihku, calon suamiku dan menceritakan bagaimana dia tidur dengan adikku. Gila! Benar-benar gila! Bagaimana dia bisa khilaf, dan wanita itu adalah adikku!!
"Tapi ... Bisa jadi anak dalam kandungannya adalah anak orang lain," sambungnya.
"Sekarang kamu mau bilang kalau adikku gadis murahan, Mas?" Bagaimana bisa Mas Dewa mengatakan itu? Walau bagaimana aku ini kakaknya Qinara. "Heh!"