Desahan di Kamar Adikku
"Karena sudah kehilangan akal, akhirnya Amar terpaksa menakut-nakuti si sopir taksi. Ia meletakkan kedua barang tersebut di dekat kakinya. Lalu, dengan gaya yang dibuat-buat, Amar menekan jari jemarinya hingga berbunyi 'kretek'.
"Bapak tahu gak, kenapa saya gak kerja?"
"Apalagi, ya karena kamu malas, lah!"
"Bukan, Pak. Kemarin saya baru aja keluar dari penjara. Bapak tahu, kasus apa yang menimpa saya?"
Mata si sopir sedikit membulat. la merasa takut, tapi mencoba untuk tetap bersikap biasa bahkan masih menampilkan wajah marah.