Pria Sampah Tak Terduga
Kepala Kerta kembali mengangguk, " apa kamu bodoh? bagaimana kamu mempercayai orang yang bahkan kamu sendiri tak tahu siapa dia sebenarnya? "
Mulut Kerta bungkam sesaat, " aku tak bodoh, lagi pula aku pernah melihat tubuh eyang ku bugar sesudah meminum obat dari pria itu, tapi kata pria itu, eyang ku memerlukan bola ini jika menginginkanya sembuh untuk sepenuhnya. "
Hening, semuanya larut dengan pikiran masing-masing.
" Kalau begitu, kita harus bergegas keluar dari sini, dan memberikan bola itu kepada eyang mu, kamu tak perlu khawatir kami akan mengantarmu selamat sampai tujuan, " ucap Juan memecah keheningan.
Hot Chapters