Menantu yang Sengaja Dibuang
Tok tok tok
Kubuka pintu setelah menjawab seruan salam, Ibrahim, maka tidak menunggu lama, aku menemui Bu Kontrakan terlebih dahulu untuk memberikan kunci dan pamit secara baik-baik.
"Duh, Mutia. Sudah mau pindah, nih. Kenapa emang? Gak enak tah ngontrak di sini? Eh, denger-denger kamu pemilik cafe yang lagi viral itu ya, selamat, ya. Boleh laa nanti kalau main ke sana di gratisin atau dapet bonus gitu."
Aku mengulas senyum, tersengar suara banyak orang di dalam, mungkin ManMer ada di sana. Atau tadi tidak jadi gabung karena tidak bawa uang.
Bab Populer