SEHARUSNYA KAU IKUT MATI
Settt
Dia tiba-tiba membalikkan tubuhnya, dan mengangkat salah satu tangannya sehingga jendela yang tadinya terkunci secara rapat kembali terbuka dengan sangat lebar.
Tubuhnya yang berdiri itu tiba-tiba melayang keluar jendela kamarnya yang besarnya seukuran tubuhnya, di iringi oleh asap hitam pekat yang mengelilingi tubuhnya.
“Tidur Minah, tidur dengan nyenyak, dan terbangun di pagi hari, bersamaan dengan tubuh ini yang akan kembali pulang ketika pagi tiba.”
“Karena sepertinya sekarang adalah malam yang panjang bagiku untuk memburu mereka, hihihihihi,” katanya sambil tersenyum dengan senyumannya yang menyeringai ke arahku
Bab Populer