PDKT di Sarang Monster
“Ribet amat sih. Seumur-umur gue pacaran nggak pernah kayak gini. Cari cewek lain, napa? Yang bapaknya nggak hobi piting leher orang."
Dimas menggeleng lemah, pipinya masih menempel di meja. "Nggak bisa, Set."
"Oh iya, lupa. Tuan Muda kan hidungnya sensitif, ya?" cibir Setya. "Ya udah kalau gitu jual aja hidung lo di pasar gelap, terus ganti hidung palsu. Beres."
“Ayolah, Set, serius dong. Bantuin mikir.”
"Ya lu maunya apa, sih?"
Bab Populer