Balada Asmara Biduan Dangdut
“Berkali-kali aku menjalani suatu hubungan dengan laki-laki, tapi hasilnya sama saja. Setelah berhasil menikmati tubuhku, mereka langsung pergi begitu saja. Dan kau tahu, mereka semua juga berbicara mengenai cinta. Tapi apa kenyatannya sekarang? Mereka pergi mengencani perempuan lain! Menyedeihkan…”
Angin sepoi datang. Menerbangkan poni rambutnya dan baju piyamanya. Kembali bisa kulihat kulit putihnya.
“Oh, tapi sebelumnya maaf, ya. Duh, kenapa aku malah jadi curhat dengan orang yang tidak kukenal? Maaf. Mungkin ini pengaruh alkohol.”
“Aku tidak keberatan. Kamu bisa cerita sepanjang apapun yang kamu mau.”