Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tante Retno, I Love You

Tante Retno, I Love You

“Gue doain bini Lo besok kaya raya, biar Lo tinggal ongkang-ongkang dirumah.” “Aamiin,” kata Rio sambil mengelap mukanya dengan kedua tangan. *** Walau sudah sering kali naik turun gunung dan tak terhitung jumlahnya sejak ia masih SMP tetap saja badan Rio remuk redam dan kakinya pegal-pegal setelah melakukan pendakian. Kalo ada yang bilang mendaki itu tidak membuat lelah dan tetap strong, tolong dicek saja, mungkin yang ia naiki adalah gunung kembar yang menggantung dengan sempurna dan indah di tubuh seorang wanita bukan gunung sungguhan.
13.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 440 kali sebagai cerita pendaki gunung
Baca
+Pustaka
TERSESAT DI SARANDJANA

TERSESAT DI SARANDJANA

"Kabar baik Pak Bimbim. Gimana dengan Pak Bimbim, amankah?" "Sedikit gak aman, Koh Abeng. Makanya ini aku perlu bantuan." Bimbim tertawa kecil. "Puji Tuhan. Aku siap membantu," balas Koh Abeng antusias. Bimbim mempersilakan Koh Abeng untuk duduk. Dia lantas bercerita panjang lebar perihal pengalamannya di masa lalu. Pengalaman mendaki gunung Slamet yang berakhir tragis.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai cerita pendaki gunung
Baca
+Pustaka
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Ia bicara sebagai diri sendiri. > "Saya tidak pernah tahu kapan terakhir kali saya jadi murid. Tapi saya tahu kapan terakhir kali saya harus jadi guru. Itu... hari ini. Dan mungkin besok." --- Menjelang sore, ketika mereka hendak kembali ke base camp, seorang warga datang dengan nafas terengah. "Ada orang hilang di sungai seberang. Katanya dari tim relawan kesehatan. Sudah dua jam nggak balik dari mata air."
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai cerita pendaki gunung
Baca
+Pustaka
Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

“Kenapa tempat itu bisa sampai segitunya? Kok angkernya beda... kayak ada yang nungguin sesuatu di sana.” Mbah Rekso menghela napas panjang. “Karena dari dulu tempat itu udah bukan tempat biasa, Nak. Dulu, waktu aku masih kecil, bahkan ayam kampung pun kalau nyasar ke sana… nggak bakal balik. Udah kayak ditelan bumi. Beberapa pendaki hilang, pemuda ilang pas ngelamar pacar di situ, dan ada satu keluarga dari luar desa yang katanya mau buat resort… hilang semua tanpa jejak.”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai cerita pendaki gunung
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Vito mengajak Budi dan Icha, karena mereka punya podcast tentang pendakian gunung yang awalnya mengundang Vito sebagai narasumber di podcastnya. Nama Vito sudah hampir satu tahun ini naik daun, karena dia sering kali bercerita tentang kisah-kisah pendakian di media sosialnya. Bahkan cerita-cerita seram yang sering dia alami selama pendakian tersebut. Belum lagi setelah dia menyelesaikan pendakian ke gunung-gunung tinggi yang ada di Jawa dan Bali, serta membuat buku tutorial tentang pendakian untuk pemula belum lama ini. Sehingga namanya kian naik dan melejit.
9.8682.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22.5K kali sebagai cerita pendaki gunung
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
D'sparage Je
makin diikutin, perjalanan si Ujang bikin makin penasaran. cuman sedikit saran aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
Baca Semua Ulasan
Rahasia Kekayaan Sang Barista

Rahasia Kekayaan Sang Barista

"Selama hidupku di desa ini, tidak lebih dari lima puluh orang yang pernah mencoba mencapai puncaknya. Tapi tak satupun yang berhasil." Pria itu batuk lagi, kali ini lebih keras, seperti tubuhnya dipaksa menanggung beban cerita yang akan keluar. "Sebagian daripendaki-pendaki itu hilang dan tak pernah turun. Sisanya... jika berhasil kembali, mereka menjadi gila. Ada yang terkena penyakit aneh sampai tak sadarkan diri. Puncak Kunlun itu keramat... ia tak suka diganggu pendaki seperti kalian."
1037.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 869 kali sebagai cerita pendaki gunung
Baca
+Pustaka
Kanuragan Jati

Kanuragan Jati

Sesekali bunga-bunga itu rontok yang terbang terbawa angin kencang puncak gunung. Mendaki jalan yang terjal memerlukan kerjasama dan saling membantu. Para pendekar muda masih berada di kaki gunung. Mereka bertemu warga lokal yang memberikan petunjuk tentang kondisi puncak. "Puncak ini terkenal dengan keangkerannya. Tetapi jika kalian memiliki niat baik, mungkin kalian akan menemukan keberuntungan di sana," ujar seorang tua dengan rambut putih yang terurai panjang. Setelah melewati desa terakhir, mereka memasuki hutan lebat yang penuh dengan makhluk pengganggu. Semuanya bersatu untuk melindungi satu sama lain.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai cerita pendaki gunung
Baca
+Pustaka
Sang Pelindung Turun Gunung

Sang Pelindung Turun Gunung

"Ini bukan cuma urusanmu lagi. Dia sudah membuatku kehilangan muka. Aku akan menjatuhkannya." Adrian mengangguk. "Baik, kita cari kesempatan nanti." Semua orang kemudian membagi perlengkapan dan mulai berjalan menyusuri jalur gunung yang sepi. "Dulu banyak orang yang berkemah di sini, tapi sejak ada beruang menyerang sebuah perkemahan, jarang sekali orang yang datang lagi. Tempat ini perlahan jadi sepi…" ucap seseorang.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai cerita pendaki gunung
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Terhebat

Pendekar Pedang Terhebat

Perjalanan mereka terasa cukup asik karena mereka sempat bercanda untuk menghilangkan kejenuhan. Jarak gunung yang mereka tuju tidaklah jauh dengan desa jika ditempuh dengan menunggangi kuda. Sayangnya, kuda yang Vivi dan Hayabusa bawa tidaklah mereka tunggangi. Sebab jika ditunggangi dan berlari kencang akan menghasilkan suara gaduh di dalam hutan gunung. Jika terlalu gaduh, bisa saja menarik perhatian hewan buas lain.
934.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 987 kali sebagai cerita pendaki gunung
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Gila

Pendekar Pedang Gila

Kabut pekat menggantung, menutup sebagian puncak yang menjulang tinggi seakan menusuk langit. “Gunung Penyesalan …,” Wu Lan bergumam, suaranya rendah namun penuh tekanan. Gunung itu terkenal angker. Banyak kisah beredar orang-orang yang mencoba mendakinya menghilang dan tidak pernah kembali. Suara-suara misterius yang menggema di tengah malam, dan bayangan hitam yang konon mengikuti setiap langkah. Bahkan para pemburu hutan pun enggan mendekat, menganggapnya sebagai tempat terkutuk.
835 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai cerita pendaki gunung
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status