Petaka Di Gunung Rinjani
"Kelompok itu terdiri dari lima orang, sama persis seperti kalian. Tiga laki-laki, dua perempuan, anak-anak kaya Jakarta juga. Mereka datang dengan peralatan bermerek yang harganya sangat mahal, pamer di media sosial, dan meremehkan pemandu lokal. Pada hari ketiga pendakian, satu per satu mereka mulai mengalami kecelakaan yang tidak bisa dijelaskan secara logis."
Diana mulai merasakan hawa dingin aneh. "Pak Darto, cerita ini benar-benar terjadi atau cuma legenda untuk menakut-nakuti pendaki? Kalau memang benar terjadi, kenapa tidak ada laporan resmi atau penyelidikan?"
Deri mencoba meringankan suasana dengan humor. "Wah, untung kita bukan tipe sombong ya. Kita kan rendah hati, apalagi saya y
Sikat na Kabanata