Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Topan Melanda, Sahabat Putriku Menginap di Rumahku

Topan Melanda, Sahabat Putriku Menginap di Rumahku

Malam harinya, aku berbaring di tempat tidur sambil membaca berita di ponsel. Erika mendorong pintu kamarku, masih memakai baju tidur ketat yang memperlihatkan dua tonjolan kecilnya. Dengan wajah penuh damba, dia bertanya, "Paman, apa di rumah ada mentimun? Aku agak lapar, mau mengganjal perut." Aku tentu tahu apa yang ingin dia lakukan dengan mentimun itu. Kejadian semalam dan tadi siang membuatnya merasa "nanggung" karena terpotong oleh panggilan putriku.
46.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai cerita pendek tentang puasa ramadhan
Baca
+Pustaka
Gagal Jadi Maduku, Dia Jadi Iparku

Gagal Jadi Maduku, Dia Jadi Iparku

'Allahu Akbar Allahu Akbar' tiba-tiba adzan maghrib berkumandang. "Sudah sudah nanti saja dulu! Mari kita batalkan puasa, mengobrol nanti saja. Lakukan sunnah segera berbuka," ajak Abah Usman. Gendis pun segera meminum teh hangat itu hingga teguk terakhir. Bukan haus berlebihan namun Gendhis benar-benar syok melihat lelaki yang akan menjadi jodohnya dan di pertemukan gusti Allah dengannya justru bukan lelaki asing bahkan lelaki yang dia paling hindari saat di Indonesia. Lelaki yang membuatnya sampai pergi ke Tarim dan lelaki yang ingin dihindarinya.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai cerita pendek tentang puasa ramadhan
Baca
+Pustaka
Pemuas Hasrat Sang Paman

Pemuas Hasrat Sang Paman

tanya Yuri bergumam seorang diri, "padahal, seharusnya kau pergi saat aku sudah bangun bukan? Kalau seperti ini, kau mirip seperti pria brengsek yang baru saja kabur setelah meniduri seorang wanita kan?" Yuri membuang nafasnya. Dia perlahan bangkit dari posisinya sembari menahan perutnya yang terasa Sedikit perih, dan keroncongan karena lapar yang luar biasa. Kepalanya juga terasa masih sedikit pusing, tapi dia coba untuk tidak terlalu fokus dengan tubuhnya yang sedang tidak nyaman itu karena dia harus mencari ponselnya untuk bisa segera memesan makanan di restoran terdekat. Begitu mendapatkan ponselnya, lalu menyalakan layar ponselnya, Yuri dibuat tercengang karena ternyata, dia tidur sehar
9.5272.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.9K kali sebagai cerita pendek tentang puasa ramadhan
Baca
+Pustaka
MBOK JAMU SEKSI

MBOK JAMU SEKSI

Bude Sri yang baru saja menyelesaikan kewajiban empat rakaatnya kini mengingatkan. "Wes shalat dulu, ghibahnya stop. Gak baik Jum, puasa-puasa ngomongin orang yo jalan terus." "Iyo De," Juminten lekas bangkit kebelakang mengambil wudhu menunaikan shalat Dzuhur. "Kamu juga Mi, sana." "Aku lagi pere Bude, lagi dateng tamu." Tawa Ratmi bahagia. "Yo bonus namanya. Makan. Kalo ora puasa makan saja. Nanti malah sakit kalo terlewat."
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai cerita pendek tentang puasa ramadhan
Baca
+Pustaka
AKU SANG ISTRI BOSS

AKU SANG ISTRI BOSS

"Berarti itu riwayat terakhir ponselnya hidup, Ram. Bukan karena Cinta ada di sini. Tapi syukurlah, setidaknya kita tahu kalau dia lolos dari maut." Zaky melirik arloji yang melingkar di lengan kirinya. "Sudah jam dua Ram. Kita bawa istirahat dulu, shalat qiyamul lail. Ini malam ke-21 Ramadhan, insyaAllah lailatul qadar. Di situ lah keajaiban ramadhan dari Allah, Ram." "Lailatul qadar, Ky?" "Iya. Ayo kita ke masjid saja menjelang sahur. Di mobil ada kurma, kudapan dan minuman. Kita sahur pakai itu saja."
9.729.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 654 kali sebagai cerita pendek tentang puasa ramadhan
Baca
+Pustaka
BENIH 2 MILIAR

BENIH 2 MILIAR

"Kok sendiri? Besok kamu gak puasa emang?" "Gak gitu, Mbak. Lusa ini saya mau pulang kampung. Jadi, Ramadan tahun ini aku puasa di rumah bareng keluarga. Maaf, ya. Mbak jadi harus makan sendiri. Eh, nggak, ding. Kan ada anak-anak."
1082.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai cerita pendek tentang puasa ramadhan
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Dwrite
Hola, Ges. B2M tinggal enam part lagi, ya. Harusnya akhir Agustus udah tamat, cuma karena aku sempet sakit makanya ke-pending. (emot nangis) Kemungkinan akan langsung aku up keenamnya akhir minggu ini (bisa lebih cepet kalau nggak ada halangan) Jadi, mohon maaf kalau updatenya lama, ya. Alapyuuu.
Hida SuryanaNuryani
ending nya itu thor ... cakep tapi sakit hatiii pas tau nindi meninggal, di kira bahagia didunia trnyata di Alam yg berbeda tapi ada bahagianya jga karena nindi insyaa alloh mendapatkan kebahagiaan dan ketanangan abadi ... terimakasih thor... aku udah kek baca kisah nyata aja nih menghayati ny...
Baca Semua Ulasan
Perempuan Bermahar Lima Miliar

Perempuan Bermahar Lima Miliar

Sementara itu Hamizan yang berjalan di samping istrinya, berbisik pada Arumi dengan suara berbisik, “Dik, maksudnya nyunnah dan puasa mubah tadi apa, sih? Aku tidak mengerti, nih.” Sebelum menjawab, Arumi malah tertawa-tawa ditahan. Lantas menjawab ke dekat telinga sang suami, “Maksud pertanyaan Umi tadi … apa kita sering tidak punya beras atau kelaparan begitu, Mas. Terus aku jawab, paling kalau lagi puasa sunnah, bukan puasa terpaksa karena tidak ada makanan. Hi-hi.” “Idih … aku kira apa?” timpal Hamizan jadi ingin ikut tertawa, tapi urung dilakukan. Sebab Umi Afifah keburu berbalik.
95.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai cerita pendek tentang puasa ramadhan
Baca
+Pustaka
KADO UNTUK PERNIKAHAN SUAMIKU

KADO UNTUK PERNIKAHAN SUAMIKU

Aku tersenyum tipis. "Ya Mas..." Sapaku terlebih dahulu. "Sayang, ponselmu kenapa tak bisa dihubungi?" Lagaknya kura-kura dalam perahu, gue tenggelamin juga lu, eh! "Ga tau, Mas. Ponselku tiba-tiba mati, televisi juga tiba-tiba tak bisa menyala. Jadi, aku hanya bisa rebahan sambil baca novel di kamar. Untung novelnya bagus, Mas. Karyanya Mutiara Sukma, aku senang banget deh. Jadi ga kesepian kamu tinggal trus dengan kondisi ga ada gawai dan televisi begini." Cerocosku panjang lebar.
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 561 kali sebagai cerita pendek tentang puasa ramadhan
Baca
+Pustaka
Kenapa Bajuku Selalu Sama dengan Tetangga Baru?

Kenapa Bajuku Selalu Sama dengan Tetangga Baru?

Sabar, Ramon, dua tahun jika dijalani dengan lapang dada, maka tidak akan lama. Aku memasukkan ponselnya ke dalam saku celana. Semoga saja hari ini ada customer yang closing lagi, lumayan untuk bonus menjelang ramadhan. Menjelang pukul delapan malam, aku pun bersiap untuk pulang. Puspa belum memberikan kabar apapun lagi. Pasti istriku itu sedang merajuk. Aku pun memutuskan untuk membelikan sekotak donat sebagai oleh-oleh sekaligus permohonan permintaan maaf.
1090.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai cerita pendek tentang puasa ramadhan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status