Mengajak anak bercerita tentang Ramadhan bisa jadi petualangan kreatif yang seru! Aku suka mulai dengan menggali pengalaman langsung mereka—misalnya tanya, 'Apa hal paling berkesan saat sahur atau buka puasa?' Biarkan mereka menjawab spontan, lalu bantu kembangkan jadi alur sederhana. Contoh: jika anak bilang suka makan kolak, kita bisa bikin cerita tentang seekor kucing yang tersesat dan dapat kolak dari tetangga saat buka puasa. Gunakan benda-benda di sekitar sebagai inspirasi: lonceng untuk tanda imsak, senter untuk sahur, atau taplak meja motif bulan bintang.
Tips dari pengalamanku: visualisasi itu penting. Minta anak menggambar karakter atau scene yang mereka bayangkan, lalu ceritanya bisa mengikuti gambar. Kalau mereka kesulitan merangkai kata, buat permainan 'lanjutkan kalimat'. Misalnya kita mulai dengan 'Di malam Ramadhan, Ali melihat...' lalu biarkan mereka menyambung. Jangan lupa beri pujian untuk setiap ide unik, sekecil apa pun—rasa percaya diri itu bahan bakar imajinasi.