Setiap Momen adalah Kamu
“Mas belum menjamin kebenarannya. Namun, menurut desas desus di kalangan terbatas, perusahaan itu memang bermain di pasar gelap, mesin-mesin usang yang kemudian dipoles menjadi baru.
“Kasus ini udah lama, dan banyak korban. Namun cara bekerja mereka, memang sangat halus. Jadi sampai sekarang, belum ada bukti kuat untuk menyeret mereka ke penjara.”
Cerita Yusuf, membuat kekhawatiran besar dalam pikiran Dona. Ia tidak ingin Indah terlibat jauh dengan pria itu. Rizal kini, bukan hanya pria yang sama dengan pria yang pernah melukai sahabatnya. Namun pria ini, kini seorang penjahat.
---
“Mbak Intan ngundang kamu makan malam,” sambung Rizal. “Malam ini?”
Hot Chapters