SETELAH KEMATIAN ISTRIKU
Karena aku disibukkan dengan cafe dan juga kemitraan yang aku jalankan.
Aku menggeleng tak percaya, seraya meletakkan kembali ponsel Argi ke atas meja.
Argi terlihat menghela nafasnya. "Tapi gue salut sama lo, Wa! Kalian bisa ya, sahabatan kek gitu. Secara, waktu SMA, si Guntur sama si Risma, 'kan pernah pacaran, Wa!" jelas Argi.
"Apa lo, bilang? Mereka pernah pacaran?" tanyaku cepat.