Ada garis tipis antara tampil montok dan tidak sopan di kantor, dan itu sering tergantung pada konteks budaya perusahaan. Misalnya, blus yang sedikit ketat mungkin diterima di industri kreatif, tapi bisa dianggap kurang pantas di firma hukum. Kuncinya adalah proporsi—menonjolkan satu area (misalnya pinggang) sambil menutupi yang lain (lengan atau leher) bisa menciptakan keseimbangan.
Aku pernah melihat rekan kerja memakai pencil skirt yang perfectly tailored, terlihat profesional sekaligus elegan. Tapi ketika seseorang memakai versi yang terlalu pendek dengan stiletto, tiba-tiba aura kantor berubah menjadi klub malam. Bahan juga penting; jersey stretch yang mengikuti tubuh berbeda kesannya dengan satin mengilat yang terlalu 'berbicara'. Intinya, outfit kerja harus lebih tentang confidence daripada attention.